
PADANG – Tiga titik lokasi di Kecamatan Koto Tangah dilakukan betonisasi, yakni Jalan Mawar Dadok Tunggul Hitam, Jalan Pertanian Lubuk Minturun RT 01 RW 02 Simpang Kapuk dekat perumahan Maharani dan Jalan Sungai Tarung RT 01dan 02 RW01 Kelurahan Bungo Pasang Kecamatan Koto Tangah. Betonisasi tersebut merupakan pokir Anggota DPRD dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Dapil Koto Tangah, Drs. Wismar Panjaitan, MPd.
“Untuk betonisasi jalan di tiga titik tersebut dikucurkan anggaran melalui pokir 2017 sebesar Rp600 juta. Jadi, masing – masingnya sebesar Rp200 juta. Selain itu, juga ada untuk pembelian satu unit mobil ambulance dengan anggaran Rp230 juta,” kata Wismar kepada padangmedia.com, Sabtu (17/6).
Dikatakan, betonisasi untuk memperbaiki jalan lingkungan sudah lama diharapkan warga. Seperti halnya di Jalan Sungai Tarung Kelurahan Bungo Pasang Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Jumat (16/6). Sementara, untuk pembelian satu unit ambulance sudah diajukan proposalnya ke Bagian Kesra Pemko Padang, namun saat ini belum ada kejelasannya.
Dari pengerjaan betonisasi tersebut, Wismar mengatakan, ada sedikit permasalahan pada betonisasi di Jalan Pertanian Lubuk Minturun. Di sana, Dinas PU membangun betonisasi untuk bahu jalan. Padahal, dalam pokir dirinya bukanlah untuk betonisasi bahu jalan. Ada pula di satu daerah, lurahnya bilang bahwa betonisasi dilakukan atas dana pokir dari PKS. “Saya sudah konfirmasi lurahnya kalau itu anggaran melalui pokir saya,” jelas Wismar.
Setelah selesai betonisasi tersebut, Ketua Fraksi Perjuangan Bangsa (FPB) DPRD Kota Padang itu berharap jalan yang dibangun bisa bermanfaat bagi warga dan bisa dijaga dengan baik. Apalagi, banyak betonisasi jalan lingkungan yang merupakan akses menuju ke rumah ibadah. (baim)






