BPBD: 33 Desa di Mentawai Rawan Tsunami

BPBD: 33 Desa di Mentawai Rawan Tsunami

MENTAWAI – Sedikitnya 33 desa dari 43 desa di Kabupaten Kepulauan Mentawai berada di titik kerawanan tinggi ancaman tsunami. Tidak saja di sisi pantai barat, tetapi di pantai timur pun sama.

“BPBD Mentawai mencatat 33 desa termasuk titik rawan bencana tsunami baik di pantai barat maupun dipantai timur,” kata Kalaksa BPBD Mentawai, Novriadi pada kegiatan Rakor Pengurangan Risiko Bencana (PRB) di Home Stay Mapadegat, Rabu (24/07/2019).

Menurutnya, dalam penanggulangan risiko bencana di Mentawai lebih menitikberatkan pada penguatan kapasitas masyarakat. Penguatan itu dengan memberikan ilmu pengetahuan tentang bencana dan risiko bencana.

“Selain penguatan, bagaimana membuat jalur evakuasi yang tegak lurus dengan pantai, bukan lagi memikirkan bangunan evakuasi yang bertingkat,” kata dia.

Novriandi menambahkan, ketika terjadi bencana yang cukup besar masyarakat diarahkan ke tempat evakuasi yang lebih tinggi sesuai jalur evakuasi yang sudah di buat.

Lebih lanjut Novriadi menjelaskan, terkait dengan jalur evakuasi di Pulau Sipora yang belum ada itu berada di daerah pantai barat tepatnya di Desa Betu Monga. Tapi desa-desa lain sudah semuanya memiliki jalur evakuasi.

“Untuk Pulau Siberut bagian pantai timur rata-rata semuanya sudah memiliki jalur evakuasi. Yang belum ada jalur evakuasi itu berada di pantai barat siberut seperti Sigapokna dan Tiniti,” ujarnya.

Saat ini program BPBD Mentawai lebih memantapkan lagi jalur-jalur evakuasi yang sudah ada. Sedangkan PR yang terberat itu di daerah bagian pantai barat Pulau Siberut.

Novriadi menuturkan, BPBD Mentawai tidak bekerja sendiri melainkan setiap desa terlibat dalam membangun jalur evakuasi. “Kami melakukan koordinasi dengan pemerintahan desa dalam pemetaan jalur evakuasi,” tukasnya. (Ers)

Berita Terkait

Leave a Reply