
PADANG – Ratusan siswa SMK – SMAK Padang antusias mengikuti sosialisasi terkait pembangunan keluarga melalui Generasi Berencana (GenRe) Ceria 2018. Kegiatan bertempat di lantai II Gedung TUK kampus sekolah analisis kimia tersebut, Jumat (12/10/2018).
Sosialisasi dilakukan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) bersama anggota Komisi IX DPR RI Betti Shadiq Pasadigoe dan didukung juga oleh Pemerintah Kota Padang serta tenaga pendidik SMK-SMAK Padang.
Menurut Betti, remaja umumnya masih memiliki pemahaman yang rendah tentang kesehatan reproduksi dan median usia kawin pertama perempuan. Di samping permasalahan lainnya, seperti pergaulan remaja dan life skill serta penyiapan kehidupan berkeluarga.
“Umumnya, remaja belum memiliki pemahaman yang baik terkait kesehatan reproduksi dan usia menikah yang ideal serta perencanaan kehidupan berkeluarga,” kata politisi Partai Golkar tersebut.
Menurut legislator asal Daerah Pemilihan Sumbar 1 itu, jika remaja Indonesia menjadi generasi berencana (GenRe), maka kaum muda akan mampu menjadi remaja yang tangguh dan siap menghadapi masa depan dengan terencana.
“Program GenRe di antaranya adalah kesehatan reproduksi remaja, life skill, penyiapan kehidupan berkeluarga, serta kependudukan dan pembangunan keluarga,” katanya.
Sementara itu, Kepala SMK-SMAK Padang Drs. Nasir mengatakan, sosialisasi pembangunan keluarga memang diperlukan terhadap siswa. Melalui “GenRe Ceria”, mereka mulai memiliki visi untuk membangun kehidupan yang tangguh ketika sudah saatnya berkeluarga nantinya.
“Setidaknya, dari sekarang siswa memiliki pemahaman terkait kesehatan reproduksi dan tidak menikah pada usia di bawah 20 tahun,” katanya.
Pada kesempatan itu, Betti Shadiq bersama mitra kerja membagi-bagikan hadiah kepada para siswa. Hadiah-hadiah tersebut membuat siswa semakin antusias mengikuti sosialisasi yang dimulai selepas zuhur dan berlangsung hingga menjelang maghrib itu. (der)





