
PADANG – Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kementerian Perindustrian, Eko S.A Cahyanto mengunjungi SMK – SMAK Padang, Rabu (04/09/19). Ini merupakan kunjungan perdananya ke sekolah yang disebutnya sebagai sekolah bereputasi terbaik menjadi role model pendidikan vokasi.
Dalam kunjungan perdananya tersebut, Eko bersilaturahim dengan seluruh civitas akademika SMAK Padang. Kedatangannya disambut dengan tarian pasambahan yang ditampilkan siswa serta teriakan yel-yel khas sekolah itu. Bahkan, sebelumnya menyempatkan pula berswafoto dengan para siswa dan guru-guru.
Kepala Badan Pengembangan SDM Industri dalam wawancaranya dengan media mengatakan, kunjungannya ke SMAK Padang mendapatkan kesan positif. Pasalnya, sekolah pencetak analis kimia ini menunjukkan reputasi yang baik. Selain memiliki fasilitas yang memadai, terlihat ada semangat untuk mempersiapkan tenaga industri yang kompeten.
“Reputasi SMAK Padang sudah dikenal baik selama ini. Setelah link and match dengan industri, ke depan harus mengoptimalkan penerapan dual system supaya lulusannya benar-benar sesuai dengan kebutuhan industri,” kata Eko.
Dia menjelaskan, Kemenperin telah menggandeng 1.735 SMK dalam upaya meningkatkan SDM industri yang kompeten dan tersertifikasi. Terutama untuk menghadapi revolusi industri 4.0, Kemenperin juga melibatkan 618 perusahaan.
“Pada program pendidikan vokasi yang link and match, secara nasional disepakati SMK dibawah Kemenperin sebagai role model. Salah satunya SMAK Padang,” jelasnya.
Menurut Eko, ipaya yang dilakukan ini sebagai implementasi Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi SMK serta menciptakan satu juta tenaga kerja tersertifikasi.
“Inilah tugas besar Kemenperin, meningkatkan SDM di sektor industri,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala SMK SMAK Padang, Drs. Nasir menyebut kunjungan Kepala BPSDMI memberikan makna positif bagi pendidik dan siswa. Selain mendapat motivasi untuk meningkatkan prestasi belajar, bagi pihak pendidik dan tenaga kependidikan juga terdorong untuk mempertahankan reputasi sekolah.
“Kunjungan Bapak Kepala Badan memberikan dorongan dan semangat bagi siswa dan para guru,” kata Nasir.
Sedangkan Nasir sendiri mengaku, selaku kepala sekolah, dirinya banyak mendapatkan arahan dan masukan.
“Baik terkait peningkatan fasilitas sekolah, maupun untuk prestasi siswa, kami banyak mendapatkan masukan dan arahan,” ujarnya.
Adapun dalam kesempatan itu, Kepala BPSMI Eko Cahyanto didamingi Kepala Pusat Pengembangan Pendidikan Kejuruan dan Vokasi Industri M. Arifin serta beberapa pejabat satker Kemeperin di Padang.(der)






