
PAINAN – Kerusakan bendungan irigasi Batang Jalamu, Nagari IV Koto Hilie, Batang Kapas berakibat 770 hektar sawah mengalami kekeringan. Parahnya, masyarakat tidak dapat turun ke sawah dalam beberapa waktu terakhir.
Guna mengatasi dampak dari jebolnya irigasi Batang Jalamu tersebut, Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni memerintahkan Dinas Pemberdayaan Sumber Daya Air (PSDA) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) segera memperbaiki bendungan tersebut. Perintah itu disampaikan langsung kepada dua pimpinan Organisasi Perangkat Daetah (OPD) dalam kunjungan ke lokasi, Ahad (22/09/2019).
Menurut bupati, perbaikan bendungan Jalamu perlu segera dilaksanakan, agar masyarakat petani dapat mengolah sawahnya kembali. Sebab, sejak bendungan irigasi Batang Jalamu jebol, masyarakat tidak dapat turun ke sawah. Air sungai tidak bisa memasuki saluran irigasi untuk mengairi sawah masyarakat.
“Segera lakukan perbaikan bendungan ini agar masyarakat bisa turun ke sawah. Kapan perlu langsung kerjakan dengan menggunakan dana tanggap darurat,” titahnya.
Dalam kunjungan tersebut Bupati Hendrajoni didampingi Camat Batang Kapas, Wendra Roviko, serta sejumlah tokoh masyarakat.
Usai meninjau bendungan irigasi Batang Jalamu, dalam kunjungannya ke Kecamatan Batang Kapas tersebut, bupati langsung meninjau Pasar Batang Kapas.
Dalam kesempatan itu, bupati menghimbau pedagang untuk menjaga kebersihan pasar.(Afrizal)





