
SAWAHLUNTO – Hujan lebat yang mengguyur Kota Sawahlunto sejak Rabu (6/1) malam hingga Kamis (7/1) pagi mengakibatkan meluapnya Batang Malakutan Kenagarian Kolok, Kecamatan Barangin Kota Sawahlunto. Akibat besarnya luapan air, beberapa rumah tergenang air dan sebuah rumah semi permanen milik Erida Rasyid terseret banjir bandang. Selain itu, sekitar dua puluh-an hektare sawah ikut terseret luapan sungai yang membelah kenagarian itu.
Kepala Desa Kolok Nan Tuo, Supriadi Mukri menyatakan, akibat banjir, sejumlah rumah warga di desa itu terendam banjir. Di antaranya, kediaman Erida Rasyid serta satu unit rumah papan yang berada tak jauh dari sungai tersebut. Warga kini telah dievakuasi.
“Ketinggian air sudah melewati ketinggian jembatan Simalagi dan meluap hingga ketinggian sekitar 2 meter. Bahkan, normalisasi di Karak Taruko sudah jebol,” jelas Kades kepada padangmedia.com, Kamis (7/1) siang.
Pria yang akrab disapa Adek Rosie ini menambahkan, akibat luapan Batang Malakutan, juga menggenangi areal persawahan penduduk di desanya.
“Meski kondisi masih hujan, beberapa warga dan personil BPBD sedang melakukan evakuasi terhadap rumah penduduk. Mereka membawa beberapa kelengkapan yang bisa diselamatkan,” pungkasnya. (tumpak)






