
PAINAN – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan nenurunkan sejumlah bantuan untuk membantu warga masyarakat korban banjir di Kecamatan Ranah Ampek Hulu (Rahul) Tapan. Melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak (Dinsos P3A), diserahkan 10 ton beras.
“Bantuan sebanyak 10 ton beras. Sore ini sudah diserahkan 6 ton,” kata kata Kepala Dinas Sosial P3A, Zulfian Aprianto, Senin (28/3) sore.
Empat ton lainnya, lanjutnya, akan diserahkan besok (Selasa, 30/3). Pendistribusian tidak bisa sekaligus karena daya angkut mobil operasional hanya 6 ton.
Selain itu, melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Pemkab Pessel juga sudah mendirikan dapur umum di lokasi banjir.
Sementara itu, Camat Rahul Tapan, Mar Alamsyah, menyebutkan, beras bantuan itu akan didistribusikan kepada masyarakat terdampak banjir besok pagi. Mengingat kondisi cuaca, sambil menunggu sisa bantuan sampai di Rahul.
“Besok langsung dibagikan kepada warga terdampak,” sebutnya.
Alamsyah menerangkan, kondisi terkini, banjir masih menggenangi sebagian pemukiman warga. Sebagian lainnya sudah berangsur surut.
Sementara, untuk membersihkan lumpur material banjir di sejumlah fasilitas umum, akan dilakukan dengan memanfaatkan mobil pemadam kebakaran. Hal itu sudah dikoordinasikan dengan Satpol PP dan Pemadam Kebakaran.
Banjir melanda sebagian Kecamatan Rahul Tapan, dan Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan pada Minggu sore (28/3) dan Senin (29/3) pagi. Kondisi terparah terjadi di Kecamatan Rahul Tapan.
Dari data yang disampaikan Camat Rahul, jumlah rumah terendam 901 unit dengan 3.807 jiwa. Antara lain di Kampung Tengah Tapan sebanyak, 612 rumah (2518 jiwa), Binjai Tapan, 183 rumah (735 jiwa), Talang Balarik Tapan 63 rumah (350 jiwa) serta Limau Purut Tapan sebanyak 43 rumah (186 jiwa).
Sementara di Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan, enam nagari terdampak banjir. Antara lain Nagari Tapan sebanyak 82 KK, Koto Anau Tapan 37 KK, Batang Arah Tapan 28 KK, Tanjung Pondok Tapan 20 KK, Dusun Baru Tapan 40 KK, Batang Betung Tapan 23 KK. (Zal)






