Anak SMP ke Sekolah Pakai Motor Tabrak Pejalan Kaki
  • Home
  • Berita
  • Anak SMP ke Sekolah Pakai Motor Tabrak Pejalan Kaki

Anak SMP ke Sekolah Pakai Motor Tabrak Pejalan Kaki

Emi (55) Korban kecelakaan tertabrak anak SMP di Bayang saat dibawa ke RSUD M Zein Painan, Kamis (23/3). (Oks)
Emi (55) Korban kecelakaan tertabrak anak SMP di Bayang saat dibawa ke RSUD M Zein Painan, Kamis (23/3). (Oks)

PAINAN – Baru kelas duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP), Trio Prian (15) sudah mengendarai sepeda motor ke sekolah. Bocah yang belum berhak mengantongi Surat Izin Mengemudi (SIM) ini bersekolah di SMPN 2 Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan.

Malang tak dapat ditolak, mujur tak dapat diraih. Pulang dari mengikuti ujian di sekolah, Kamis (23/3) sekitar pukul 09.00 Wib, dengan mengendari sepeda motor merek Honda Scoopy, Trio yang tinggal di Kampung Tanah Kareh Nagari Gurun Panjang Kecamatan Bayang ini menabrak seorang ibu pejalan kaki, Emi (55).

Akibat tertabrak, perempuan setengah baya warga kampung yang sama ini mengalami luka-luka serius di kepala bagian belakan, hidung berdarah dan kaki serta tangan lecet. Emi akhirnya dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M Zein, Painan untuk mendapatkan perawatan.

Trio menceritakan, saat itu ia pulang dari sekolah mengikuti ujian. Dia mengaku mengendarai sepeda motor dengan kecepatan rendah.

“Awak lambek baok motor nyo, etek tu ka manyubarang lai awak klakson tapi etek tu ndak mancaliak doh. Taruih juo manyubarang (Saya bawa motor pelan-pelan. Sudah diklakson tapi ibu itu tidak melihat dan terus saja menyeberang jalan,” katanya.

Kapolsek Bayang AKP Khairil Meidians, membenarkan kejadian kecelakaan lalulintas antara anak sekolah pengendara motor dengan seorang ibu pejalan kaki di kampung Tanah Kareh tersebut. Pejalan kaki yang tertabrak sudah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

“Pengendara sepeda motor juga mengalami luka ringan dan orangtuanya sudah dipanggil,” kata Khairil.

Dia menerangkan, saat ini pihaknya masih memediasi kedua belah pihak untuk membicarakan upaya perdamaian. Dia mengakui, pengendara sepeda motor masih di bawah umur. (fahmi)

Berita Terkait

Leave a Reply