PADANG – Ketua PDIP Kota Padang, Albert Hendra Lukman telah menyalurkan bantuan 10 ton beras berkualitas terbaik untuk warga terdampak Covid-19 di Kota Padang dalam pekan ini. Rencananya, pihaknya akan menyalurkan bantuan 15 ton beras dalam kemasan 5 kilogram.
“Dari 2.000 karung beras kualitas terbaik ini, sebagian besar telah kita distribusikan pada warga terdampak Coronavirus Disease 2019 (Covid19). Pada Senin (18/5/2020) hingga beberapa hari kedepan, pendistribusian sisa 5 ton lagi, akan terus dilakukan kader PDIP Padang,” ungkap Albert, Selasa (19/5/2020).
Menurut Albert, bantuan beras tersebut bersumber dari dana pribadi. 15 ton beras direncanakan untuk tahap pertama, yang diharapkan tuntas pendistribusiannya menjelang lebaran Idul Fitri 2020 ini.
“Jika Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Sumbar ini masih terus berlanjut, saya berencana untuk kembali memberi bantuan. Tapi, kita lihat kondisi dulu. Situasinya masih belum bisa diperkirakan,” tambahnya.
Anggota DPRD provinsi Sumatera Barat ini menerangkan, hampir seluruh sektor perekonomian ikut terdampak Covid19. Untuk itu, ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bergotong-royong membantu warga yang dilanda kesusahan.
“Mari kita saling membantu. Jika bicara terdampak, semua kita adalah korban Covid19 ini. Tapi, jangan jadikan itu penghalang bagi kita untuk berbuat baik bagi sesama,” harap Albert.
Sementara itu, Program Berbagi Nasi Bungkus oleh PDIP Provinsi Sumatera Barat akan selesai besok (Rabu, 20/5/2020). Program tersebut telah dilaksanakan sejak awal Ramadhan.
“Program Nasi Bungkus Gratis untuk berbuka puasa ini telah dilaksanakan sejak awal Ramadhan, di berbagai titik distribusi pada 11 kecamatan di Kota Padang,” kata Ketua PDIP Sumatera Barat Alex Indra Lukman.
Dia berharap bantuan tersebut meskipun kecil namun hendaknya bermanfaat untuk membantu masyarakat. Dia juga menyampaikan permintaan maaf jika ada kesalahan atau kelalaian kadernya selama proses distribusi.
Wakil Ketua PDIP Sumatera Barat Yeni S Tanjung menambahkan, nasi bungkus yang dibagikan kepada masyarakat dibeli dari warung nasi kecil yang juga mengalami masa sulit akibat wabah corona.
“Jadi, nasi bungkus untuk dibagi kepada masyarakat ini sekaligus membantu pedagang kecil yang kesulitan akibat dampak corona,” katanya.
Setiap hari selama program, 500 nasi bungkus diantar ke tengah masyarakat. Dirinya bersama kader bergerak menjelang berbuka puasa mengantarkan nasi bungkus kepada warga yang membutuhkan.
“Semoga wabah ini cepat berakhir dan kita kembali bisa beraktivitas secara normal, seperti harapan masyarakat dan kita semua,” tutupnya.*
*rilis





