
MENTAWAI – Untuk mengembangkan ilmu yang diperoleh di kampus, 25 mahasiswa Akademi Komunitas Negeri Mentawai program studi diploma II budidaya perikanan memilih Praktek Lapangan Terpadu (PLT) di dalam daerah.
Mahasiswa yang melakukan praktek lapangan menuju Balai Benih Ikan Pantai (BBIP) ke Sikakap itu di lepas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Mentawai baru-baru ini di halaman Dinas Perhubungan Kabupaten Kepulauan Mentawai.
Menurut Oreste Sakeroe implementasi ilmu yang diperoleh di kampus, mahasiswa harus mampu menerapkan teorinya melalui praktek lapangan, tentunya mahasiswa juga tidak lepas dari tri dharma perguruan tinggi salah satunya pengabdian kepada masyarakat.
“Melakukan praktek lapangan ini, setidaknya masyarakat bisa mengetahui keberadaan akademi komunitas Mentawai selain memberikan manfaat kepada masyarakat, bahkan yang perlu di jaga itu nama baik almamater,” ucapnya.
Dalam pelaksanaan praktek lapangan, diharapkan mahasiswa mampu mengembangkan ilmu untuk menggali penemuan baru di bidang budidaya perikanan, sehingga aplikasi tersebut dapat membuka lapangan pekerjaan sesuai terapan sistem pembelajaran vokasi di akademi komunitas Mentawai.
Sementara Ketua Bidang Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan AKN Mentawai, Kurnia Sakerebau mengatakan, praktek lapangan yang di lakukan mahasiswa program studi budidaya perikanan angkatan IV di bagi menjadi 5 kelompok, dimana setiap masing-masing kelompok mengangkat tema yang berbeda seperti, pembibitan keramba ikan, pembudidayaan ikan, pembesaran benih ikan dan penyakit ikan.
“Kalau semuanya sudah sinkron antar hulu dan hilir, maka kesejahteraan masyarakat akan memberikan dampak ekonomi yang baik,” kata Kurnia Sakerebau kepada padangmedia.com, Selasa (2/4).
“Di akhir praktek lapangan nanti masing-masing kelompok mahasiswa membuat laporan sebagai bahan presentase pada saat dilakukan seminar, supaya ilmu teori di kampus dengan kolaborasi di lapangan bisa sejalan,” ucapnya.
“Menurutnya BBIP yang ada di Sikakap belum maksimal dikelola, namun dengan hadirnya mahasiswa prodi budidaya perikanan, diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat dalam rangka pengembangan BBIP di Mentawai,” tukasnya. (Ers)






