
MENTAWAI – Dewan Pimpinan Daerah (DPD Partai Garuda Sumbar berikan pembekalan kepada 20 calon legislatif kabupaten kepulauan mentawai untuk pemilu 2019.
Pada prinsipnya parti garuda lebih kuat teknologi didatanya, yang terpenting dalam pembekalan terutama para caleg dalam bekerja terukur dan tepat sasaran dengan menggunakan aplikasi, kata ketua DPD Partai Garuda, Devi Erawati di Aula Graha Viona Tuapeijat, Jumat (26/10).
Tujuan dalam pembekelan ini, lanjut Devi untuk memastikan para caleg garuda di mentawai semua bisa menggunakan akunnya masing-masing, mungkin satu-satunya partai garuda yang tahu siapa pendukungnya, karena setiap para caleg mendatangi orang untuk minta dukungan dibuktikan dengan identitas seperti KTP, Nama, Alamat dan Nomor telepon, ucapnya.
Dikatakan, Penginputan nama pendukung masuk kedalam sistim itu, seandainya caleg yang didukung duduk nantinya tidak mengecewakan masyarakat karena sistim tersebut sudah terkonek langsung dengan DPP, karena yang banyak muncul ketika caleg yang didukung duduk lupa dengan pendukungnya.
Jadi untuk mengantisipasi hal tersebut, kata Devi partai garuda membuat sistim aplikasi yang terkonek langsung dengan DPP, DPD dan DPC, guna untuk memudahkan para pendukung melaporkan ketika terjadi pada caleg yang didukung tidak konsisten, imbuhnya.
Lebih jauh Devi Erawati mengatakan, adapun program para caleg mereka tidak akan mencari di luar dari data, karena data tersebut sudah tersimpan dalam server, ini salah satu pembekalan yang diberikan kepada caleg garuda mentawai, palingan kendala soal jaringan, namun akan dicarikan solusinya.
Sementara Dewan Pembina Partai Garuda, Martias Tanjung menyebutkan pembekalan bagi caleg merupakan pelajaran pahit bagi angota DPRD yang dipastikan terpilih tidak mengenal sipemilih dahulunya, dipartai garuda tidak akan terjadi hal demikian, karena semua pemilih yang direkrut para caleg masuk kedalam data.
Bahkan dalam satu keluarga memilih, baik satu KK, Jumlah KK, pemegang KTP dan TPSnya partai garuda bisa mengetahuinya, bukan berarti partai garuda lebih unggul dari partai lain, akan tetapi mengedepankan sistim aplikasi data.
Intinya pemilih caleg partai garuda tidak ada satupun yang tidak terakses didalam data, adapun nantinya para caleg yang duduk tidak memperhatikan pendukungnya atau tidak tepat sasaran, maka setiap pengurus yang memberi tindakan, karena didalam program tersebut sudah ada namanya jaringan asmara, aspirasi masyarakat, Pokir.
Ketika para caleg sudah duduk, selama lima tahun apa yang diperbuat akan terpantau oleh setiap pengurus partai, kalau para caleg yang tidak duduk partai garuda sudah mempersiapkan skim artinya tidak ada yang miskin dan kembali kerativitas pada posisinya masing-masing.
Ia menambahkan, dari segi cara partai garuda tidak mengenal atasan dan bahwaan, baik DPP, DPD dan DPC karena sudah memiliki fakta integritas dan tidak akan ada persekusi terhadap pengurus, kalau seandainya sudah berbuat adapun tindakan akan dilakukan secara bertahap akan tetapi terlebih dahulu dilakukan pembinaan, tukasnya. (ers)






