150 Siswa SMP dan MTs di Agam Diberikan Penyuluhan Narkoba
  • Home
  • Agam
  • 150 Siswa SMP dan MTs di Agam Diberikan Penyuluhan Narkoba

150 Siswa SMP dan MTs di Agam Diberikan Penyuluhan Narkoba

Pembukaan penyuluhan narkoba untuk siswa SMP dan MTs di Agam, Selasa (9/5).(fajar)
Pembukaan penyuluhan narkoba untuk siswa SMP dan MTs di Agam, Selasa (9/5).(fajar)

AGAM – Sebanyak 150 orang siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kabupaten Agam diberikan penyuluhan narkoba. Pemerintah Kabupaten Agam menggelar penyuluhan tersebut dalam rangka melindungi generasi muda dari pengaruh buruk narkoba.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Agam Hadi Suryadi, Selasa (9/5) menyebutkan, kegiatan penyuluhan tersebut dibagi tiga lokasi dengan masing-masing diikuti 50 peserta. Kegiatan pertama digelar di aula Dinas Kesehatan kabupaten Agam, dibuka oleh Wakil Bupati Agam Trinda Farhan Satria.

“50 orang siswa SMP dan MTs pesertanya berasal dari kecamatan Lubuk Basung, Ampek Nagari dan Kecamatan Tanjung Raya serta Kecamatan Tanjung Mutiara,” katanya.

Kegiatan kedua, lanjutnya, digelar di aula kantor camat Matur dengan peserta berasal dari Kecamatan Matur, Palembayan, Ampek Koto dan Kecamatan Malalak. Sedangkan kegiatan ketiga digelar di aula Kantor Camat Ampek Angkek untuk 50 peserta dari Kecamatan Ampek Angkek, Canduang, Sungai Pua, Banuhampu, Tilatang Kamang, Kamang Magek, Palupuh, dan Baso, pada Rabu (10/5).

“Melalui acara ini, diharapkan dapat menjadi sebuah solusi dini untuk Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Indonesia, khususnya di Agam,”terangnya.

Narasumber pada kegiatan itu berasal dari Polres Agam, Polres Bukittinggi, Dinas Kesehatan Agam, klinik khusus pelayanan Voluntary Counseling and Testing (VCT) atau layanan konseling dan tes HIV Puskesmas Baso. Narasumber akan menjelaskan tentang bahaya penyalahgunaan narkotika, serta menerangkan tentang devinisi narkotika serta jenis dan kegunaanya.

Dia mengajak generasi muda di Kabupaten Agam untuk menjauhi diri dari pengaruh buruk narkoba. Penyalahgunaan narkoba bisa menyebabkan kehancuran masa depan generasi bangsa.

Wakil Bupati Agam, Trinda Farhan Satria, mengharapkan pihak sekolah terlibat dalam mengantisipasi peredaran narkoba yang mulai marak menyentuh dunia pendidikan. Narkoba sudah menjadi perang ideologi dan faktor ekonomi bagi para pengedar. Untuk itu, perlu diantisipasi dimulai dari lingkungan sekolah.

Dikatakan, ikut sertanya sekolah bisa dengan membentuk satuan tugas (satgas) anti narkoba di setiap sekolah yang ada di 16 kecamatan. Upaya memutus mata rantai penyalahgunaan narkoba di tengah-tengah kehidupan masyarakat harus lebih maksimal lagi.

“Pelibatan sekolah adalah upaya strategis, sebab lingkungan sekolah maupun siswa juga menjadi target dari peredaran narkoba. Selain sekolah, kita juga meminta pemuda sebagai pelopor anti narkoba di kampung-kampung dan nagari, ungkapnya. (fajar)

Berita Terkait

Leave a Reply