10 Wanita Diduga Lesbi Diamankan Satpol PP Padang
  • Home
  • Berita
  • 10 Wanita Diduga Lesbi Diamankan Satpol PP Padang

10 Wanita Diduga Lesbi Diamankan Satpol PP Padang

PADANG – Satuan Polisi Pamong Praja Kota Padang mengamankan 10 orang wanita yang diduga berperilaku menyimpang “Lesbian” di dua lokasi yang berbeda, Minggu, (4/10/2018).

Kasatpol PP Padang Yadrison menjelaskan, 10 wanita yang diduga lesbian tersebut diamankan berdasarkan informasi yang didapat di salah satu jaringan media sosial, kemudian tim intel Satpol PP berhasil mengetahui keberadaan mereka.

“Hampir setiap hari kita mendapatkan laporan dari masyarakat terkait isu LGBT ini,oleh karena itu untuk menindaklanjuti laporan tersebut kita lakukan pengembangan dan pengintaian”, ujar Kasat Pol PP Yadrison yang dikutip dari akun Instagram @Satpolpppadang, Senin (5/11/2018).

Menurutnya, berdasarkan pantauan anggotanya di akun facebook terduga lesbia itu terlihat foto-foto yang tidak layak antar sesama wanita.

“Di akun Facebook salah satu dari mereka terlihat sebahagian foto-foto yang diunggah oleh pemilik akun wanita tersebut lagi melakukan adegan berpelukan dan berciuman. Dari Penemuan inilah petugas akhirnya melakukan pengintaian dan berhasil menemukan identitas serta keberadaan dari pengunggah foto yang tak senonoh tersebut”, ungkap Yadrison.

Lebih lanjut Yadrison menambahkan,berdasarkan data-data yang terus dikembangkan di lapangan, akhirnya petugas berhasil mengetahui tempat tinggal mereka pada minggu (4/11), anggotanya berhasil mengamankan lima orang wanita di dalam satu kamar di salah satu kos-kosan kawasan Cendana Mata Air, Kecamatan Padang Selatan.

“Dari hasil pendataan oleh petugas diketahui mereka berinisial MW (23) dengan pasangan FR (24),dan RS (26)dengan pasangan NP (25) dan satu orang wanita lagi berinisial ZS (23).

Kemudian berdasarkan keterangan dan pengakuan mereka, petugas berhasil mengamankan lima orang perempuan lagi di kawasan Simpang Haru Kecamatan Padang Timur. Dengan inisial NL (23) ZL (25) RS (28) FD (24) dan Al (31) di dalam salah satu kos-kosan kawasan tersebut sekira pukul 20.00 WIB.

Yadrison mengungkapkan lagi, mereka yang terjaring tersebut mengakui kelakuannya, bahwa mereka adalah Lesbian. “Untuk selanjutnya, 10 orang ini akan kita kirim ke Dinas Sosial dalam rangka pembinaan terhadap mereka,” jelasnya. (Peb)

Berita Terkait

Leave a Reply