
PAINAN – Sebanyak 477 personil dikerahkan dalam rangka Operasi Ketupat Singgalang 2018 di Kabupaten Pesisir Selatan. Personil tersebut merupakan gabungan dari aparat kepolisian, TNI, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Perhubungan, petugas kesehatan dan unsur lainnya.
Apel gelar pasukan Operasi Ketupat Singgalang 2018 dilaksanakan, Rabu (6/6). Kapolres Pesisir Selatan AKBP Ferry Herlambang mengingatkan, secara nasional ada empat potensi kerawanan yang menjadi fokus dalam operasi ketupat tahun ini.
“Potensi kerawanan yang menjadi fokus adalah stabilitas komoditi pangan, kelancaran dan keamanan lalulintas, potensi bencana alam dan ancaman keamanan lingkungan masyarakat,” kata Ferry membacakan amanat Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian.
Menurutnya, stabilitas pangan harus menjadi perhatian, baik harga maupun ketersediaan. Dia meminta semua pihak untuk mengawasi agar tidak ada oknum yang “bermain” untuk mencari keuntungan di tengah peningkatan kebutuhan selama puasa dan lebaran sehingga menimbulkan gejolak harga dan menimbulkan kesulitan masyarakat.
Kemudian, kelancaran dan keamanan lalulintas juga harus menjadi perhatian. Libur lebaran akan memicu peningkatan intensitas arus lalulintas. Baik arus mudik lebaran sampai arus balik hingga arus kunjungan wisata.
Kewaspadaan juga harus terus ditingkatkan terhadap potensi bencana alam. Terutama pada jalur lintas nasional sepanjang kabupaten Pesisir Selatan, sejumlah titik pada ruas tersebut tergolong rawan longsor. Potensi bencana lainnya juga perlu diwaspadai.
Ferry mengajak, operasi Ketupat Singgalang 2018 ini dapat meningkatkan sinergi yang semakin kuat antara kepolisian dengan TNI dan instansi pemerintah daerah dalam menciptakan rasa aman, nyaman dan tenteram di tengah masyarakat.
Operasi Ketupat Singgalang 2018 akan berlangsung mulai tanggal 7 hingga tanggal 24 Juni 2018. Kepala Bagian Operasi Polres Pesisir Selatan Kompol Mirza Herwanto menyebutkan, personil yang dikerahkan untuk operasi tersebut antara lain 277 personil Polres Pesisir Selatan dan 30 personil TNI.
Kemudian, juga melibatkan 45 personil Satpol PP, 45 personil Dinas Perhubungan, empat petugas Dinas Kesehatan dan 16 personil Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Seluruh personil tersebut akan disiagakan secara bergiliran di delapan pos terdiri dari empat pos pengamanan dan empat pos pelayanan.
Asisten I Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan menyatakan kesiapan mendukung pelaksanaan operasi Ketupat Singgalang 2018. Dia berharap, libur lebaran tahun ini dapat dinikmati oleh masyarakat dalam suasana tenang, aman dan nyaman.
“Pemkab Pesisir Selatan siap mendukung agar pelaksanaan operasi berjalan baik dan memberikan kenyamanan dan keamanan kepada masyarakat dan tamu wisatawan yang datang,” harapnya.
Gunawan menyebutkan, Seluruh objek wisata di Pesisir Selatan siap menerima kunjungan wisatawan. Sebagian besar kondisi jalan menuju Pesisir Selatan juga sudah bagus sehingga pengguna jalan dapat menikmati perjalanan dengan tenang. (fdc)






