
PADANG – Pemberdayaan masyarakat Kampung KB Bukik Karan, Kelurahan Rawang Kecamatan Padang Selatan menunjukkan geliat yang positif. Masyarakat di sini mulai membentuk Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UPPKS) sebagai respon terhadap Program Kampung KB.
“Terbentuknya kelompok usaha bersama, UPPKS Kampung KB Bukik Karan tentu tidak terlepas dari peran lurah dalam memajukan warganya,” ungkap Kepala BKKBN Perwakilan Sumatera Barat melalui Kepala Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (KSPK), Desra di sela kegiatannya di Kantor Lurah Rawang, Kamis (28/11/2019).
Menurut Desra, pengembangan UPPKS merupakan bagian penting dari Program Kampung KB di samping pembangunan infrastruktur. Keduanya bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah yabg sebelumnya dinilai mengalami ketertinggalan.
“Di sinilah pentingnya peran lurah, menggiatkan masyarakat memberdayakan potensi sambil merangkul semua pihak untuk mengintervensi terhadap ketertinggalan yang ada, ” ujarnya.
Dalam hal ini, Desra mengapresiasi Lurah Rawang Andi Amir yang sangat banyak melahirkan inovasi dan menginisiasi kegiatan-kegiatan di Kampung KB.
“Hasilnya kita lihat. Dalam waktu yang tidak lama, Bukik Karan mulai menggeliat. Masyarakatnya mulai responsif menyambut berbagai kegiatan, ” sebutnya.
Sementara itu Miswarni, Kasi pada Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dn KB (DP3AP2KB) Kota Padang mengungkapkan hal senada. Menurutnya, Kampung KB Bukik Karan sangat jauh berkembang. berkat kegigihan dari lurah dan LPM yang kemudian diikuti warga.
“Dari 12 Kampung KB yang ada di Kota Padang, kampung KB Bukit Karan merupakan salah satu kampung KB terbaik, ” ujarnya.
Lebih jauh, ia berharap pada pelaksanaan Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2020 yang dipusatkan di Padang, Kampung KB Bukit Karan memberikan nuansa berbeda dari yang lainnya. Menjelang itu, banyak kegiatan yang bisa dibuat, terutama memaksimalkan pembenahan infrastruktur.
Pada pertemuan kelompok UPPKS dengan BKKBN, dinas terkait tersebut, Lurah Rawang Andi Amir menceritakan latar belakang terbentuknya kelompok usaha bersama UPPKS Kampung KB Bukik Karan. Bermula dari kenyataan warga di wilayah RW VI tersebut memiliki potensi usaha untuk dikembangkan salah satunya menjahit.
“Diantara warga ada yang pandai menjahit, namun belum bisa menghasilkan untuk menunjang kehidupan keluarga. Sehingga kami bina mereka dan difasilitasi peralatan menjahit yang merupakan bantuan dari Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja, ” tutur lurah.
Disamping menjahit , Andi menambahkan, ada diantaranya yang memiliki usaha pengolahan makanan dan kerajinan mengelola barang bekas. Kemudian pelakunya dikelompokan dalam masing – masing jenis usaha.
memiliki latar belakang. di latar belakangi dari berdirinya Kampung KB yang bertujuan dari meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut. Ada 4 jenis usaha yang dijadikan kelompok. Masing – masing kelompok terdiri dari 10 orang.
“Kami berharap kelompok UPPKS ini dapat berkembang dan maju sehingga mampu menunjang ekonomi keluarga mereka ,” tukas Andi Amir. (der)





