PADANG – Peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan Indonesia dilangsungkan melalui upcara pengibaran bendera Merah Putih di seantero nusantara, Jumat 17 Agustus 2018 pagi sekitar pukul 10.00 Wib. Mulai dari istana negara hingga ke pelosok desa menggelar upacara memperingati hari bersejarah dalam perjalanan bangsa tersebut.
Memaknai peringatan hari kemerdekaan ini, warga Hilalang Batang Kabung Ganting Kecamatan Koto Tangah Kota Padang menggelar upacara yang boleh dibilang unik. Warga menggelar upacara bendera di atas sungai, dengan seluruh peserta upacara termasuk penggerek bendera berada di atas perahu dan tiang bendera berada di tengah sungai.
Upacara bendera unik warga Batang Kabung Ganting ini digelar di sungai Muaro panjalinan. Inspektur upacara adalah Ketua Pemuda setempat, Delfiza dan pesertanya adalah warga serta santri dari pondok pesantren di kelurahan tersebut.
“Ide upacara bendera di sungai ini digagas bersama oleh para pemuda dengan peserta seluruh warga terutama para pemuda, kaum ibu, para santri dari pondok pesantren,” kata Delfiza.
Inspektur upacara dan petugas pelaksana upacara bendera seluruhnya berada di dalam sungai sementara warga yang menjadi peserta upacara berbaris di pinggir sungai. Delfiza menyebutkan, prosesi upacara bendera di atas sungai ini hanyalah gambaran dari beratnya perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan dari tangan penjajah.
“Menggelar upacara di atas sungai ini cukup sulit, tetapi jauh lebih sulit adalah perjuangan para pahlawan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia, tegasnya.
Dia menegaskan, para pejuang bangsa dulu mengibarkan bendera merah putih dengan tetesan peluh dan darah. Perjuangan untuk merebut kemerdekaan penuh pengorbanan jiwa dan harta.
Dia berharap, generasi bangsa saat ini dapat meneruskan semangat juang para pahlawan dengan mengisi kemerdekaan untuk memajukan bangsa. Perjuangan untuk mencapai kemajuan bangsa merupakan estapet dari perjuangan para pahlawan yang telah bersusah payah untuk kemerdekaan.
Prosesi upacara bendera peringatan detik-detik proklamasi warga Batang Kabung Ganting di sungai Muaro Panjalinan menarik perhatian masyarakat. Upacara bendera unik ini mengundang decak kagum karena menjadi momentum langka sehingga banyak warga yang mengabadikannya.
Delfiza menyebutkan, meskipun digelar secara sederhana namun yang perlu diambil adalah semangat juangnya. Generasi bangsa harus memiliki semangat juang yang kuat agar menjadi bangsa yang besar dan maju di mata dunia. (fdc)






