TMMD Ditutup, Asper Lantamal Sumbar Minta Pelihara Hasil Kegiatan TMMD
  • Home
  • Berita
  • TMMD Ditutup, Asper Lantamal Sumbar Minta Pelihara Hasil Kegiatan TMMD

TMMD Ditutup, Asper Lantamal Sumbar Minta Pelihara Hasil Kegiatan TMMD

Penutupan kegiatan TMMD di Kab.Kepulauan Mentawai. (ers)
Penutupan kegiatan TMMD di Kab.Kepulauan Mentawai. (ers)

MENTAWAI – Asisten Personalia (Asper) Lantamal Sumatera Barat, Kolonel Laut. Qomarudin resmi menutup kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-98 di Kecamatan Siberut Selatan Kabupaten Kepulauan Mentawai, Kamis (4/5). Upacara penutupan dihadiri Sekda Kabupaten Kepulauan Mentawai, Ketua DPRD Mentawai, Kapolres Mentawai, Kasi Intel Korem Kolonel. Inf. Dedi Iswanto, Kasiter Korem, Kolonel M. Asep Supandi, Lantamal Kolonel Laut, Nanang, Kaotmil, Letkol Laut Vinor Orfansyah, Danlanal Mentawai, Kepala OPD Mentawai, tokoh masyarakat serta lapisan masyarakat setempat.

Asper Lantamal Sumbar, Kolonel Laut Qomarudin dalam amanatnya menyatakan apresiasi yang tinggi kepada jajaran pemerintahan dan semua komponen masyarakat yang telah bahu-membahu mendukung, sehingga kegiatan TMMD dapat terlaksana sesuai dengan rencana aman dan lancar.

Dikatakan, program TMMD terus diselenggarakan secara intensif dengan ikut kerjasama semakin luas agar memberikan manfaat kepada masyarakat secara lebih cepat. “Sesuai dengan tema kegiatan penutupan, Dengan semangat kemanunggalan kita tingkatkan sinergitas lintas komponen bangsa, dalam rangka membangun daerah dan desa untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian berlandaskan gotong royong dalam kerangka NKRI”., ujarnya.

Mulai tahun 2017 ini, program TMMD dari semula diselenggarakan 2 kali dalam setahun, ditambah menjadi 3 kali dalam setahun. Hal itu dilakukan selain bentuk kepedulian TNI dalam membantu ekselerasi program pembangunan di wilayah-wilayah yang sulit terjangkau. Juga sebagai salah satu upaya untuk melestarikan budaya luhur bangsa Indonesia yang menjadi makna inti dari Pancasila, yaitu gotong-royong.

“Dengan melestraikan budaya gotong royong dalam kemanunggalan program TMMD ini diharapkan kita dapat semakin membentengi diri dari potensi disintegrasi yang dipicu oleh sentimen perbedaan dan sikap intoleransi. Pada program TMMD secara nasional telah menyelesaikan sebanyak 357 sasaran fisik merupakan pembangunan dan poerbaikan infrastruktur yang tersebar di wilayah kodam seluruh Indonesia,” terangnya.

Kegiatan yang dilakukan di antaranya, pembangunan sarana transportasi berupa pembangunan jalan baru, pembuatan jalan makadam, rabat jalan, rehabilitasi jalan, peningkatan jalan, betonisasi, penimbunan, pengerasan dan pelebaran jalan.
Di samping itu juga dilakukan pembangunan infrastruktur yang meliputi pembuatan jembatan, pembuatan tanggul, pemasangan gorong-gorong, pembangunan gapura, pembuatan pos kamling, sarana olahraga, renovasi rumah ibadah, pembanguna Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pembangunan sekolah, dan pembangunan pusat-pusat kegiatan masyarakat.

Selain sasaran fisik, jelas Kolonel laut Qomarudin, TMMD juga menyelenggarakan program-program non fisik berupa penyuluhan kepada masyarakat tentang bela negara dan ketahanan nasional. Di tengah dinamika kehidupan sosial kemasyarakatan yang diwarnai berbagai permasalahan yang sangat komplit saat sekarang ini, kegiatan non fisik sangat dibutuhkan untuk membangun, memperkokoh jiwa dan semangat nasionalisme masyarakat. Hal tersebut merupakan sebuah kebutuhan untuk menangkal berbagai ancaman disintegrasi bangsa yang dialncarkan melalui prosiword, yaitu, maraknya peredaran dan penyalahgunaan narkoba, ancaman terorisme, kebangkitan komunis gaya baru serta perang infoemasi yang melanda hampir seluruh dunia.

Oleh karena itu, melalui TMMD, TNI AD dapat membangun dan memperkuat ketahanan masyarakat sebgai potensi kekuatan wilayah yang sangat diperlukan dalam membangun ketahanan nasional tetap tegaknya kedaulatan NKRI.
Kepada Parjurit dan seluruh komponen masyarakat, ia berpesan untuk terus memelihara semangat kebersamaan dan kemanunggalan TNI Rakyat serta jangan mudah terhasut dan teprovokasi oleh pihak manapun yang ingin memcah persatauan dan kesatauan. Ia juga minta semangat gotong royong dapat terus dilestarikan sebagai warisan budaya bangsa yang sudah terbina dengan baik selama ini.

“Pelihara hasil TMMD ini agar manfaatnya dapat dinikmati oleh masyarakat, dan untuk Dansatgas lakukan evaluasi secara menyeluruh untuk dijadikan bahan perbaikan selanjutnya,” pesannya. (ers)

Berita Terkait

Leave a Reply