
SAWAHLUNTO – Bulan puasa Ramadan tahun 2020 ini tak ada pasar kuliner atau pasar pabukoan di Kota Sawahlunto.
Situasi ini tidak seperti tahun – tahun sebelumnya, karena berkaitan dengan penanganan wabah pandemi corona.
Terpantau, Minggu (26/4/2020), lokasi yang biasanya dijadikan pasar kuliner atau pasar pabukoan di Pasar Kota Sawahlunto sepi.
Kepala Unit Pelayanan (UP) Pasar kota Sawahlunto Bembi Fernanda menyatakan Ramadhan kali ini pasar khusus pabukoan tidak diadakan.
“Tujuannya untuk menghindari kerumunan dalam rangka penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk mencegah penyebaran virus corona,” kata Bemby.
Dia menambahkan, pada hari pasar, juga diterapkan aturan yang dibolehkan berdagang hanya pedagang lokal. Pedagang dan pengunjung, semuanya wajib pakai masker.
“ Fasilitas cuci tangan ditempatkan di pintu masuk pasar, baik di pintu masuk utama maupun dari pintu lainnya,” terangnya.
Sementara itu, beberapa pedagang masakan terlihat berjualan di pinggir jalan di dekat Gedung Kebudayaan. Musniati, salah seorang pedagang mengaku memasang payung sendiri di lokasi itu karena di Pasar Kota tidak dibuka seperti tahun sebelumnya.
“Namun saat ini sepi pembeli. Dagangan tidak banyak yang laku,” ujarnya.*
Reporter : Tumpak
Editor : Febry





