
JAYAPURA- Jumlah peserta defile (arak-arakan) pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 dibatasi. Setiap kontingen hanya dibolehkan sebanyak 10 persen dari total jumlah kontingen untuk menaati protokol kesehatan Covid-19.
Pembukaan PON XX berlangsung di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Sabtu (2/10/2021), dibuka oleh Presiden RI Joko Widodo.
Wakil Sekretaris III KONI Sumbar, Rozi Rizqullah Rabani mengatakan, sesuai ketentuan, kontingen Sumbar hanya diwakili oleh 20 orang.
“Jumlah peserta ditentukan sebanyak 10 persen. Sumbar diwakili 20 orang sesuai ketentuan tersebut,” kata Rozi.
Dia menyebutkan, ketentuan pembatasan tersebut tentunya tidak terlepas dari kondisi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung.
Peserta defile dan seluruh undangan yang masuk ke stadion wajib mengikuti tes PCR dan mematuhi protokol kesehatan. Panitia ingin memastikan bahwa seluruh peserta yang ikut dalam pembukaan PON tidak ada yang terpapar Covid-19.
“Seluruh peserta asal Sumbar sudah diikutkan tes PCR dan sudah bersiap untuk tampil di stadion. Panitia juga sudah memastikan seluruh peserta sudah masuk dalam stadion sebelum pukul 18.00 WIT dan pada pukul 19.00 WIT, pintu stadion ditutup untuk persiapan pelaksanaan upacara pembukaan,”jelasnya.
Dalam pembukaan PON XX itu, Kontingen Sumbar dipimpin oleh Wakil Gubernur, Audy Joinaldy yang sudah hadir di Sentani sejak Sabtu siang.
Sebelum berangkat ke stadion, Audy didampingi Ketua Umum KONI Sumbar Agus Suardi menyempatkan waktu untuk menjenguk Dion Saputra, atlet Muay Thai Sumbar yang mengalami cedera ke RSUD Yowari Jayapura. (*/Febry)






