Sumbar di PON XX Papua: Peluang Medali Emas dari Paralayang Masih Terbuka
  • Home
  • Berita
  • Sumbar di PON XX Papua: Peluang Medali Emas dari Paralayang Masih Terbuka

Sumbar di PON XX Papua: Peluang Medali Emas dari Paralayang Masih Terbuka

Image

JAYAPURA- Sumatera Barat (Sumbar) masih memiliki peluang mendapatkan medali emas dari cabang olahraga (cabor) Paralayang di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua.

Meskipun baru memasuki shorty (babak) ketiga dari 12 shorty yang direncanakan, namun berbekal capaian baik di beberapa nomor, peluang Sumbar membawa pulang medali sangat terbuka.

Bertanding pada hari kedua di venue Bumi Perkemahan Cenderawasih, Waena, Kota Jayapura, Jumat (1/10) dari empat nomor yang dimainkan, Sumbar setidaknya menjaga peluang medali emas pada dua nomor. Masing-masing di nomor Ketepatan Mendarat Perorangan Putri dan Ketepatan Mendarat Perorangan putra. Sementara dari nomor beregu putra dan beregu putri peluang sejauh ini juga masih ada harapan.

Hingga shorty ketiga, untuk Ketepatan Mendarat Perorangan Putri, penerbang Sumbar Rina Kusuma Putri bertengger di posisi pertama dengan 23 poin dibuntuti penerbang Papua, Silviana Bebby Komalasari dengan poin 105. Posisi ketiga ditempati Rika Wijayanti dari Jawa Timur dengan poin 196.

Sementara pada nomor Ketepatan Mendarat Perorangan Putra, terjadi kejar-kejaran poin. Sejauh ini belum ada yang mampu mengoleksi nilai mutlak, sehingga seluruh kontestan miliki peluang yang nyaris sama dalam merebut medali bergengsi.

Pada nomor tersebut, penerbang Banten Ivan Winarya untuk sementara menempati posisi pertama dengan 6 poin diikuti atlet Sumbar Sukmandi dengan poin 8. Posisi ketiga ditempati penerbang Jawa Tengah Damar Aziz dengan poin 10.

Menariknya, di nomor itu 30 kontestan teratas dari sisi bentangan poin sangat tipis. Kejar-kejaran di papan klasemen diprediksi akan berlangsung seru.

Di nomor Ketepatan Mendarat Beregu Putri, Sumbar diperkuat Rina Kusuma Putri dan Novrica Yanti. Sumbar berada di peringkat kedua dengan poin 594 di bawah Papua dengan poin 499.

Terakhir di Nomor Ketepatan Mendarat Beregu Putra, Sumbar memang berada sedikit di bawah kontestan lain, pada posisi keenam dengan poin 369.

Pelatih Paralayang Sumbar Dodo Yudokusuma mengatakan, pada hari kedua pelaksanaan lomba Paralayang, angin masih jadi momok. Pasalnya, dari tiga Shorty yang direncanakan, hingga pukul 14:00 WIT baru satu shorty yang bisa dimainkan.

“Angin memang memengaruhi jalannya perlombaan. Hanya bisa bertanding pagi hari, kalau sudah siang hingga sore angin sangat kencang. Sulit untuk melanjutkan pertandingan,” ujarnya.

Menyangkut peluang meraih juara di salah satu nomor, pelatih Sumbar itu tidak mau sesumbar. Baru berjalan shorty ketiga, masih dini memprediksi juara.

“Saat ini kami belum memikirkan hasil, atlet diminta untuk tetap fokus dan memperkecil kesalahan do setiap pendaratan. Berjuang dulu, soal hasil kami serahkan pada ketentuan Yang Maha Kuasa,” ujarnya.

Dodo menambahkan, Sumatera Barat pada PON kali ini bisa dikatakan underdog, sebab dalam empat kali babak kualifikasi PON selalu gagal. PON 2021 menjadi momen pertama Paralayang Sumbar bersaing dengan penerbang-penerbang terbaik nasional.

“Kita pilih merendah saja. Dengan ini saya harap anak-anak bisa termotivasi dalam memberikan penampilan terbaik,” pungkas Dodo. (*/Febry)

Berita Terkait

Leave a Reply