PADANG – Akademisi Universitas Andalas, Asrinaldi menyatakan bahwa hal terpenting dari perhelatan demokrasi Pilkada adalah hasilnya bermanfaat atau tidak bagi masyarakat.
“Masyarakat sekarang menunggu dan menilai apakah Pilkada serentak ini akan membawa manfaat bagi masyarakat atau tidak. Ini yang ditunggu. Apakah elit-elit yang nanti terpilih bisa memenuhi ekspektasi masyarakat? Kalau tidak, tentu masyarakat akan kecewa dan semakin tidak percaya pada demokrasi,” ujarnya saat acara cofee morning yang diadakan di Gedung DPRD Padang, Jalan Sawahan, Senin (7/12).
Pada kesempatan itu, Asrinaldi mengingatkan, kita terlalu membebankan suksesnya penyelenggaraan Pemilu ini pada KPU. Padahal, ini adalah tanggungjawab bersama, terutama partai politik. Fungsi Parpol adalah pendidikan politik bagi konstituennya. Namun, saat Pilkada, seolah-olah partai tidak mau tahu. Padahal ini tanggung jawab bersama. Jangan diberikan semua ke KPU, tapi juga Parpol dan Pemda, katanya.
Sementara, Wakil Walikota Padang Emzalmi mengatakan, Pemilukada merupakan pembelajaran bagi semua masyarakat. Pengalaman menunjukkan, pelaksanaan Pilkada di negeri ini terlaksana dengan baik.
“Pilkada badunsanak betul-betul sudah tercermin dalam setiap penyelenggaraan Pemilu di daerah kita. Ini perlu komitmen kita bersama untuk selalu menjaganya agar berjalan sukses nantinya,” ungkap Emzalmi pada acara yang dihadiri oleh pimpinan dewan serta sejumlah kepala SKPD di lingkungan Pemko Padang. (baim)







