
SAWAHLUNTO – Setelah sukses meraih juara I di Gelanggang pacuan kuda Bukik Ambacang, Kuda Mutiara Kandi kota Sawahlunto akan berpacu di gelanggang Kubu Gadang Payakumbuh, Minggu (16/2/2020) mendatang. Kuda yang sebelumnya juga meraih juara I dikelas E Terbuka Jarak 1.200 meter di Gelanggang Banca Lawah kota Padang Panjang itu di Payakumbuh akan berpacu di kelas E Terbuka jarak 1.200 Meter
Pemilik kuda Mutiara Kandi Sawahlunto H Asrijal menyatakan keikutsertaan kuda Mutiara Kandi yang memperkuat Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) kota Sawahlunto adalah perdana
pada tahun ini setelah meraih sukses diajang gelanggang di Sumatra Barat pada tahun lalu.
“ Kali ini lawan Muatiara Kandi sangat kuat yakni, kuda Sinar Pelangi, Zafira, Crona, Ratu Reviola, Hayati dan Kuda Pandeka Agam. Kita berharap terhadap kuda dan joki Anton yang dapat mengulang sukses ditahun ini dan dapat dipersiapkan untuk memperkuat Pordasi Sumbar pada kejurnas “ sebut Asrijal Rabu (12/2/2020)
Kejuaraan pacuan kuda di Kubu gadang Payakumbuh digelar Minggu – Senin, 16 – 17 Februari 2020 mendatang. Ketua Pelaksana Pacuan Kuda H Erwin Yunaz menyatakan, persiapan dan ketentuan pokok kejuaraan sudah
diedarkan ke seluruh daerah.
“Kejuaraan bersifat terbuka dengan kelas pacuan sesuai klasifikasi tinggi kuda dan kelompok umur serta pacuan lokal, draf bogie serta kelas Boko” jelasnya.
Sekretaris Panitia Pelaksana Andiko Jumarel menjelaskan kelas pacuan direncanakan 15 kelas. Diantaranya kelas C/D 2 tahun perdana jarak 600 meter, kelas C/D 3 tahun calon remaja jarak 1.400 meter. Ada juga kelas E terbuka jarak 1.200 meter dan kelas AB terbuka jarak 1.200 meter. “Untuk kelas lokal dan tradisional rencana digelar kelas draf bogie baru jarak 2.400 meter, draf bogie lama 3.200 meter, pacuan lokal jarak 800 meter serta kelas klasik Boko jarak 1.600 meter” sebutnya. (tumpak)





