
DHARMASRAYA – Ratusan hektar sawah di Nagari Sungai Dareh Kabupatan Dharmasraya mengalami kekeringan akibat air tidak mengalir dari jaringan irigasi. Sawah yang kekeringan tersebut sebagian diantaranya ada yang baru selesai ditanam. Sebagian petani berupaya mengairi sawah dengan menggunakan alat mesin pompa.
Wali Jorong Sungai Kilingan Nagari Sungai Dareh, Yudi Andespi, Kamis (19/1) mengungkapkan, kondisi kekeringan tersebut adalah dampak dari musim kemarau. Sebagian besar sawah yang baru selesai ditanam mulai rengkah-rengkah karena kekeringan.
“Tidak ada aliran air dari jaringan irigasi yang masuk ke sawah karena sungai juga kering. Tanah sawah yang baru selesai ditanam tersebut terlihat mulai rengkah,” ujarnya.
Untuk mengatasi kondisi itu, lanjutnya, petani berinisiatif mengalirkan air dari sumber-sumber air yang masih bisa diperoleh dengan memompa air dengan bantuan mesin pompa dompeng. Petani masih berharap padi yang baru ditanam bisa bertahan hidup sampai mendapat pasokan air meskipun upaya itu masih belum sepenuhnya mengatasi persoalan.
“Kalau berkepanjangan, kondisi ini bisa membuat petani rugi ratusan juta rupiah akibat gagal panen,” tutupnya. (feb)







