
MENTAWAI – Pemerintahan Kabupaten Kepulauan Mentawai dan Kementerian Kesehatan menandatanagani nota kesepahaman (MoU) Nusantara Sehat untuk Indonesia yang lebih sehat yang diikuti 40 pemerintah kabupaten se Indonesia. Penandatanganan MoU tersebut dilakukan di Jakarta, Senin (8/5) oleh Pj. Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai, Syafrizal dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Mentawai, Lahmuddin Siregar didampingi beberapa tim kesehatan.
Pj. Bupati Mentawai, Syafrizal Ucok mengatakan sangat berterima kasih kepada pemerintah pusat yang sudah memilih Bumi Sikerei sebagai penempatan tenaga Nusantara Sehat pada tahun 2017 yang akan ditugaskan di 10 kecamatan di Kabupaten Kepulauan Mentawai.
“Dengan adanya tambahan tenaga kesehatan ini dapat membantu pasien untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya di daerah terpencil di Bumi Sikerei yang masih minim,” tukasnya.
Persaingan Nusantara Sehat diakuinya sangat ketat. Dari ribuan pendaftar dari seluruh Indonesia, hanya diterima ratusan orang yang akan ditempatkan di 40 kabupaten atau daerah terpencil di seluruh Indonesia, salah satunya Kabupaten Kepulauan Mentawai.
Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mentawai, Lahmudin Siregar kepada padangmedia.com menyebutkan, Program Nusantara Sehat merupakan salah satu bentuk kegiatan yang dicanangkan oleh Kemenkes dalam upaya mewujudkan kesehatan untuk di daerah terpencil dalam fokus kebijakan.
Penugasan khusus dari Kemenkes yang dinamakan Tim Nusantara Sehat itu, terdiri dari tenaga kesehatan yang berbeda, yaitu ada dokter, SKM, Kesehatan Lingkungan, Gizi, Bidan, Perawat dan Analis Kesehatan. Tim itu akan memperkuat pelayanan primer, yaitu puskesmas jaringan guna menciptakan masyarakat sehat yang mandiri dan berkeadilan.
“Kita berharap perberdayaan masyarakat bidang kesehatan semakin berjalan dengan baik. Pembenahan dalam bidang kesehatan akan terbantu dengan penempatan tim Nusantara Sehat. Pelayanan kesehatan dengan menitikberatkan preventif dan promotif merupakan target kita. Kita menjadi sangat terbantu dengan tim ini, khususnya dalam menginplementasikan 7 pesan Sikerei untuk menyehatkan nusantara di Kabupaten Kepulauan Mentawai,” tuturnya.
Program Nusantara Sehat selain bertujuan menguatkan layanan kesehatan primer melalui peningkatan akses dan kualitas pelayanan kesehatan dasar, juga untuk menjaga keberlangsungan pelayanan kesehatan, menggerakkan pemberdayaan masyarakat serta memberikan pelayanan kesehatan yang terintegrasi serta meningkatkan retensi tenaga kesehatan yang bertugas.
Lahmuddin berharap, melalui penempatan tenaga kesehatan berbasis tim, dapat berhasil meningkatkan kunjungan puskesmas serta Upaya Kesehatan Masyarakat. Dari segi kinerja, para tenaga kesehatan itu akan merasa lebih nyaman karena ditempatkan dan bekerja dalam satu tim. (ers)






