
MENTAWAI – Sebagai bentuk wujud kebersamaan di Bumi Sikerei, keluarga besar Polres Kepulauan Mentawai bersama TNI dan masyarakat merayakan hari Natal bersama di Kabupaten Kepulauan Mentawai.
“Pada prinsipnya, Polri itu milik rakyat dan kembali kepada rakyat apapun agamanya sesuai dengan bhineka tunggal Ika. Walaupun kita berbeda suku dan budaya, kita tetap satu,” kata Kapolres Mentawai, AKBP. Hendri Yahya usai menghadiri perayaan natal bersama di IFGI Tuapeijat, Kamis (6/12).
Dikatakan, Polri dan TNI wajib memberikan perlindungan dan pengayoman kepada siapa saja. Natal bersama merupakan wujud kebersamaan polri dalam menjaga kamtibmas di wilayah Kabupaten Kepulauan Mentawai.
“Perayaan natal bersama ini pertama kali dilaksanakan di Bumi Sikerei yang diprakrasai beberapa perwira Polres Mentawai, yakni Kabag Ops, Kasat narkoba serta personil lainnya yang ikut serta untuk menyukseskan penyelenggaraan natal bersama,” ujarnya.
Selain itu, perayaan natal bersama bertujuan untuk masyarakat, karena keberadaan polri di tengah masyarakat untuk melindungi, mengayomi, melayani serta penegakan hukum, sehingga keberadaa polri dirasakan oleh masyarakat.
“Intinya polri memberikan pengamanan kepada masyarakat sesuai dengan fungsi sebagai penegak hukum di wilayah Polres Kepulauan Mentawai,” kata Hendri Yahya.
Terkait dengan pengamanan natal dan tahun baru, Hendri Yahya mengatakan, kegiatannya dilakukan seperti biasa yang dilakukan sebelumnya. Tapi, personil tetap ditugaskan pada lokasi ibadah serta memberikan pengamanan kepada masyarakat yang melaksanakan ibadah.
Selanjutnya anggota polri juga melakukan pengamanan terhadap barang-barang keluar masuk dari pelabuhan selama kegiatan operasi natal dan tahun baru berjalan, serta mengatisipasi barang-barang sembako yang kadarluarsa, tukasnya. (ers)






