
PADANGMEDIA.COM – Polres Kepulauan Mentawai melalui KBO Sat Lantas beserta pengurus Kwartir Cabang 15 Kabupaten Mentawai menyerahkan sumbangan hasil penggalangan dana pramuka kepada orang tua Wahyu Parnabas Sapelege, penderita pembengkakan mata di bagian kanan.
Sebelumnya, penyakit yang sama juga diderita bocah asal Tarekanhulu Desa Malacan Kecamatan Siberut Utara yang bernama Sani. Namun, selama pengobatan bocah tersebut tak bisa tertolong dan menghebuskan nafas terakhir di rumah sakit di Padang.
Kapolres Mentawai melalui KBO Sat Lantas Mentawai, Ipda. Januar menyebutkan, penyerahan bantuan kepada orang tua Wahyu Parnabas Sapelege merupakan hasil penggalangan dana yang dilakukan anggota pramuka yang berada di beberapa Kecamatan Mentawai.
Dana yang terkumpul sebelumnya sudah diberikan kepada Sani penderita penyakit yang sama dan sisa dana diberikan kepada Wahyu Parnabas Sapelege, warga Dusun Simalibbeg Desa Simatalu Kecamatan Siberut Barat.
“Dana yang diserahkan ini, barusan kita berikan kepada pihak keluarga kebetulan mereka tinggal di rumah familinya di kompleks Jala Parak Laweh Padang karena masih melakukan rawat jalan di RSUP. M. Jamil Padang,” kata Januar kepada padangmedia.com, Sabtu (11/5/2019).
Dari keterangan orang tua Wahyu melalui KBO Sat Lantas Mentawai, Januar, penyakit yang diderita Wahyu sudah berjalan selama 8 bulan. Awalnya gatal-gatal dan membengak di bagian mata sebelah kanan. Bahkan, sempat Wahyu diobati secara tradisional dan dilanjutkan obat medis.
Sempat ada perubahan pada mata Wahyu, namun selang beberapa hari kemudian bagian mata kanan Wahyu kembali membengkak dan dibawah ke RSUD Mentawai. Setelah itu, Wahyu di rujuk ke RSUP. M. Jamil Padang untuk mendapatkan penanganan medis yang ditangani langsung dokter spesialis anak dan dokter spesialis mata.
“Selama pengobatan, diharapkan bantuan para donatur yang peduli dengan kesembuhan bocah yang mengidap penyakit tumor di bagian kanan mata. Kami dari Kwartir Cabang Mentawai masih melakukan penggalangan dana untuk meringankan beban orang tua Wahyu serta mereka yang dari keluarga kurang mampu,” tukasnya. (ers)






