
PADANGMEDIA.COM – Aplikasi Primary Care (P-Care) merupakan tulang punggung sistem pelayanan kesehatan. Tidak hanya sebagai pintu masuk masyarakat untuk menerima pelayanan kesehatan yang kuratif, akan tetapi primary care serta mengemban fungsi preventif demi menjamin status kesehatan masyarakat.
Sebagai level pertama dalam pelayanan kesehatan yang berbasis aplikasi internet, setiap petugas yang berada di kecamatan harus mampu menjadikan aplikasi primary care dalam memberikan pelayanan kesehatan. Karena itu, untuk mengoptimalkan fungsi aplikasi primary care di Mentawai, petugas puskesmas dilatih mengelola program aplikasi primary care untuk meningkatkan pelayanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sekaligus meningkatkan kualitas manajemenbagi petugas kesehatan.
“Dengan primary care, biaya pelayanan kesehatan bisa ditekan menjadi lebih rendah. Dengan mengurangi angka pasien itu sendiri, maka biaya bisa di minimalisir,” kata Kepala Dinas Kesehatan Mentawai, Lahmuddin Siregar kepada padangmedia.com di ruang kerjanya, Jumat (5/4/2019).
Dikatakan, sistem yang dibangun BPJS bekerjasama dengan sektor kesehatan baik provinsi maupun kabupaten/kota dalam pelayanan kesehatan masyarakat yang peserta terdaftar di JKN semuanya masuk dalam sistem aplikasi primary care.
“Saat ini, semua puskesmas menggunakan aplikasi tersebut untuk memudahkan melakukan pelaporan dengan sistem satu pintu. Selain itu, aplikasi primary care telah dilaksanakan di seluruh Indonesia dalam pelayanan kesehatan sistem online,” ucapnya.
Aplikasi primary care ini, lanjut Lahmuddin, memudahkan masyarakat. Tapi, untuk di Mentawai karena aksesnya melalui internet ada yang mudah ada juga yang sulit. Namun pada prinsipnya perlu dibenahi dulu petugas dengan melakukan pelatihan serta meningkatkan akses internet yang berada di setiap puskesmas.
Diakuinya, sistem pelaporan secara manual dalam pelayanan kesehatan sebelumnya sudah dilakukan. Namun dengan adanya aplikasi primary care merupakan salah satu cara yang tepat untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan khususnya di Bumi Sikerei, imbuhnya.
“Sebenarnya, program aplikasi primary care sangat memberikan manfaat bagi petugas kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, karena memudahkan untuk memantau data yang masuk ke sistem,” tukasnya. (ers)






