PADANG PARIAMAN– Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) meresmikan pelaksanaan program “Cadiak Pandai Goes to School di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Ulakan Tapakis Kabupaten Padang Pariaman, Kamis (5/11/2026). Program tersebut sebagai bentuk komitmen dalam pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan.
Peresmian program tersebut menurut Area Manager Comm., Rel & CSR Sumbagut, Fahrougi Andriani Simampouw sekaligus untuk memperingati Hari Inovasi Indonesia. Melalui program tersebut, Pertamina bekerja sama dengan PKBI Sumatera Barat menginisiasi kegiatan pengelolaan sampah di lingkungan sekolah yang merupakan bagian penting dari upaya menciptakan lingkungan belajar yang bersih, sehat, dan nyaman.
Ia menerangkan, program Cadiak Pandai Goes to School sudah berjalan sejak Agustus lalu dan merupakan pengembangan dari program Si Cadiak sebagai sistem informasi cerdas kelola limbah yang sudah berjalan selama empat tahun.
“Kita tidak ingin anak-anak hanya mengetahui bahwa sampah harus dibuang pada tempatnya. Lebih dari itu, kita ingin mereka memahami bagaimana mengurangi dan memilah sampah umtuk kemudian mengubah barang bekas menjadi sesuatu yang bermanfaat dan bernilai. Bagi kami, inilah makna dari Cadiak Pandai. Menjadi cadiak bukan sekadar pintar secara akademis, tetapi juga cerdas dalam berpikir, bijak dalam bertindak, kreatif dalam mencari solusi, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan serta sesama,” kata Fahrougi.
Dengan mengusung tema “Ubah Sampah Menjadi Peluang melalui Inovasi dan Kreativitas”, melalui Program Cadiak Pandai Goes to School, Pertamina bersama PKBI Sumatera Barat dan SMP Negeri 1 Ulakan Tapakis berupaya menghadirkan pendidikan lingkungan yang tidak hanya berhenti pada teori, tetapi diwujudkan melalui pembelajaran, praktik, dan pembiasaan dalam kehidupan sehari-hari.
Fahrougi menambahkan, kegiatan puncak peresmian Cadiak Pandai Goes to School yakni dengan dilaksanakannya pengukuhan Satuan Tugas Lingkungan Sekolah yang sekaligus menjadi ruang apresiasi bagi siswa untuk menampilkan hasil pembelajaran yang telah berjalan.
“Hari ini kita juga akan melaksanakan peresmian bank sampah dan kebun gizi sebagai sarana untuk melanjutkan pembelajaran dan praktik lingkungan di sekolah. Sebagai rangkaian program pada hari ini, kita akan melaksanakan aksi bersih lingkungan sekolah, pemilahan dan penimbangan sampah, lomba peragaan busana berbahan bekas, serta pameran karya inovasi pengolahan sampah antar kelas”, terangnya.
Melalui Program TJSL Cadiak Pandai Goes to School, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melalui Aviation Fuel Terminal Minangkabau terus mendorong lahirnya inovasi dalam pengelolaan lingkungan dan juga penerapan PHBS.
Peresmian turut dihadiri oleh Asisten 1 Pemerintah Daerah Kabupaten Padang Pariaman Rudi Rahmat, sejumlah kepala OPD Pemkab Padang Pariaman, Direktur Eksekutif PKBI Sumatera Barat, wali nagari Ulakan, serta kepala SMPN 1 Ulakan Tapakis. Rudi Rahmat mengungkapkan apresiasi kepada PT Pertamina Patra Niaga atas kegiatan lingkungan dan kesehatan yang dilaksanakan Pertamina di SMP Negeri 1 Ulakan Tapakis.
“Program ini sangat bagus sekali. Sampah sudah menjadi permasalahan semua pihak. Pembelajaran dari dini melalui lingkungan sekolah akan sangat membantu membiasakan siswa untuk dapat menjaga lingkungan di antaranya melalui pengelolaan sampah dan penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS),” katanya. F







