PADANG PANJANG — Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Padang Panjang Masa Bakti XXIII Periode 2025–2030 dikukuhkan Walikota Hendri Arnis. Di kesempatan itu, Ny. Maria Feronika Hendri dikukuhkan sebagai Ibunda PGRI Kota Padang Panjang.
Pengukuhan berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Walikota, Jumat (6/11). Momentum ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara Pemerintah Daerah, PGRI, dan tenaga pendidik dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Padang Panjang.
Dalam sambutannya, Wako Hendri menegaskan, pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga harus mengutamakan pembentukan adab dan karakter peserta didik.
“Pendidikan tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik, tetapi juga harus mampu membentuk generasi yang memiliki sikap, perilaku, dan karakter yang baik,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman, bebas dari tindakan perundungan atau bullying. Menurutnya, guru harus memiliki keberanian untuk mengambil tindakan dalam mendidik dan membina peserta didik, tentunya sesuai dengan aturan yang berlaku.
Selain itu, Hendri berharap kehadiran Ibunda PGRI dapat menjadi mitra, teman berdiskusi, sekaligus tempat bagi para guru untuk menyampaikan aspirasi dan berbagai persoalan yang dihadapi.
“Jadikanlah Ibunda PGRI ini sebagai teman dan tempat diskusi bagi seluruh guru. Kita harus bersama-sama membangun pendidikan yang lebih baik di Kota Padang Panjang,” harapnya.
Sementara itu, Ny. Maria menyatakan kesiapannya untuk berkolaborasi dengan para ibu camat dan berbagai pihak dalam mendukung kemajuan dunia pendidikan. Namun, ia menekankan keterbukaan dari para guru menjadi hal penting agar komunikasi dan kerja sama dapat berjalan dengan baik.
Ia juga mengingatkan, guru merupakan pendidik sekaligus teladan bagi anak-anak. Di tengah perkembangan zaman yang turut memengaruhi hubungan antara guru dan murid, diperlukan perhatian serta pembinaan bersama agar hubungan tersebut tetap terjalin dengan baik.
“Sebagai guru dan pendidik, kita harus menjadi contoh. Kita berharap ada pengawasan dan pembinaan terhadap guru serta anak-anak kita, sehingga hubungan antara guru dan murid tetap terjaga dengan baik,” tuturnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua PGRI Sumatera Barat Darmalis berharap Ibunda PGRI Kota Padang Panjang dapat mengayomi para guru dan membangun kolaborasi dengan seluruh tenaga pendidik. Ia juga mendorong agar kepengurusan Ibunda PGRI dibentuk hingga tingkat kecamatan. Dengan demikian, para ibu camat dapat bekerja sama dengan Ibunda PGRI Kota dalam memantau perkembangan sekolah serta mendukung peningkatan kualitas pendidikan.
“Kami berharap Ibunda Guru dapat mengayomi dan berkolaborasi bersama para guru. Mudah-mudahan ke depannya juga dibentuk Ibunda Guru di tingkat kecamatan, sehingga ibu camat bisa bersama-sama dengan Ibunda PGRI Kota memantau perkembangan sekolah,” harapnya.
Sebelumnya, Ketua PGRI Kota Padang Panjang terpilih, Syafril Alwis juga mengharapkan dukungan dan kerja sama seluruh pengurus serta anggota PGRI dengan Ibunda PGRI dalam menjalankan berbagai program organisasi.
“Kami mohon kerja sama kita semua. Sekarang kita sudah memiliki Ibunda PGRI, sehingga ada tempat bagi kita untuk mengadu dan bekerja sama ke depannya,” ungkapnya.
Melalui pengukuhan ini, Pemerintah Kota berharap PGRI semakin aktif mengambil peran dalam memperkuat profesionalisme guru, meningkatkan kualitas pendidikan, serta membentuk generasi muda yang beradab, berkarakter, dan berdaya saing. (de)







