
PADANG – Penataan Pantai Air Manis dilakukan komprehensif, tidak saja aspek keindahan tetapi keselamatan pengunjung juga diperhatikan. Saat ini tengah direncanakan pembangunan jalur evakuasi tsunami di objek wisata yang dikenal dengan Batu Malin Kundang itu menuju bukit sebagai shelter alam.
Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Edi Hasymi menyebut jalur evakuasi harus ada di lokasi itu. Pasalnya, Pantai Air Manis menghadap lautan lepas, yaitu Samudera Hindia yang memiliki potensi gempa dan tsunami.
“Kawasan Air Manis merupakan pantai yang menghadap laut lepas. Rentan ancaman tsunami. Untuk itu kita harus buat jalur evakuasi,” kata Edi Hasymi saat meninjau lokasi yang akan dijadikan jalur evakuasi di Kelurahan Air Manis, Kecamatan Padang Selatan, Rabu (10/7/2019).
Menurut Edi Hasymi yang saat ini merangkap Pelaksana tugas Asisten Walikota Padang Bidang Pemerintahan itu, jalur itu sepanjang lebih kurang 1 KM dari bibir pantai. Aksesnya dari jalan utama di pemukiman menuju bukit yang ada jalan di atasnya.
“Jalur evakuasi dari bibir pantai menuju bukit lebih kurang 1 KM. Tembus ke jalan yang ada di atasnya,” ujar Edi.(der)






