Pemerintah Beri Perhatian Khusus Pendidikan di Wilayah Perbatasan
  • Home
  • Berita
  • Pemerintah Beri Perhatian Khusus Pendidikan di Wilayah Perbatasan

Pemerintah Beri Perhatian Khusus Pendidikan di Wilayah Perbatasan

PADANGMEDIA. COM – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di lapangan Cindua Mato Batusangkar, Kamis (2/5/2019).

Wakil Bupati Tanah Datar, Zuldafri Darma saat menjadi inspektur upacara peringatan Hardiknas tersebut menyampaikan, dalam beberapa tahun terakhir pemerintah terus berupaya meningkatkan pembangunan insfrastruktur. Mulai dari pembangunan prasarana transportasi darat, laut dan udara.

“Di samping itu juga pembangunan di bidang infrastruktur komunikasi, insfrastruktur pengairan untuk memenuhi kebutuhan air dan irigasi serta infrastruktur energi. Kecukupan infrastruktur merupakan prasyarat untuk menjadikan Indonesia sebagai negara maju,” katanya membacakan sambutan Mendikbud.

Dikatakan, tak ada satupun negara maju tanpa didukung oleh insfrastruktur yang cukup. Indonesia saat ini baru memiliki 39% insfrastruktur dari yang seharusnya. Walaupun demikian, manfaat dari pembangunan infrastruktur sekarang sudah mulai dapat dirasakan.

Lebih lanjut dikatakannya bahwa di samping pembangunan pada sektor infrastruktur, pemerintah juga memulai pembangunan dari wilayah pinggiran. “Keduanya memiliki makna yang mendalam. Dengan terbangunnya infrastruktur khususnya transportasi dan komunikasi, konektivitas seluruh wilayah tentu dapat terwujud,” kata Zuldafri Darma.

Pembangunan infrastruktur transportasi dan komunikasi ini tentu akan betul-betul menyatukan seluruh wilayah Indonesia dalam dunia nyata, dan bukan hanya di alam ide, tambahnya.

Di sisi lain, pembangunan di wilayah pinggiran dapat mempertegas kehadiran dan kedaulatan Negara. Seperti halnya sang Singa jantan si raja hutan menandai batas kekuasaannya dengan menebar aroma air seninya dan Negara menandai batas kedaulatannya dengan menebar “aroma” pembangunan besar-besaran di wilayah pinggiran dan perbatasan.

Dalam rangka menerjemahkan kebijakan tersebut, kementerian pendidikan dan kebudayaan juga telah memberikan perhatian khusus untuk pendidikan di wilayah terluar, terdepan dan tertinggal. Bahkan Kemendikbud RI saat ini telah memberikan perhatian khusus bagi pendidikan anak-anak Indonesia yang berada di luar batas Negara, seperti anak-anak keturunan Indonesia yang berada di Sabah dan Serawak.

“Ini artinya, perhatian pemerintah saat ini sudah mulai bergeser dari pembangunan insfrastruktur ke pembangunan sumber daya manusia. Dan, dalam rangka peringatan hari pendidikan tahun ini, Kemendikbud RI dalam membangun SDM menitikberatkan pada dua hal, yaitu pendidikan karakter dan penyiapan generasi terdidik yang terampil dan cakap dalam memasuki dunia kerja,” ujarnya.

Hal itu dimaksudkan untuk membentuk insan berakhlak mulia, empan papan, sopan santun, tanggung jawab serta budi pekerti yang luhur. Sementara, usaha dalam membekali keterampilan dan kecakapan disertai pula dengan penanaman jiwa kewirausahaan. Tentu, semua itu membutuhkan profesionalitas kinerja segenap pemangku kepentingan dalam dunia pendidikan di tingkat pusat dan daerah.

Tidak itu saja, pada kesempatan itu juga diisi dengan acara penyerahan santunan jaminan kecelakaan kerja dan jaminan hari tua oleh BPJS cabang Bukittinggi kepada Hamda Rifa Hendri (karyawan RSIA Sayang Ibu Batusangkar) sebesar Rp133.933.716 dan kepada Safarudin (karyawan PDAM Tirta Alami Batusangkar) sebesar Rp58.384.012.

Pada upacara yang dihadiri oleh jajaran Forkompimda,  Pj. Sekda Helfy Rahmy Harun, Asisten, pejabat eselon II dan III, Ketua GOW Ny. Retri Zuldafri, jajaran perwira TNI dan POLRI, Ikatan Guru Penulis Penggiat Literasi (IGPPL) Tanah Datar serta undangan lainnya, juga diperingati HUT Damkar ke-100, HUT POL PP ke-69 dan HUT Satlinmas ke-57, serta peringatan hari Otonomi Daerah dan Hari Buruh Internasional. (haries)

Berita Terkait

Leave a Reply