Pemecahan Masalah Kesehatan di Gunung Pangilun Dilakukan Lintas Sektor 
  • Home
  • Berita
  • Pemecahan Masalah Kesehatan di Gunung Pangilun Dilakukan Lintas Sektor 

Pemecahan Masalah Kesehatan di Gunung Pangilun Dilakukan Lintas Sektor 

Camat Padang Utara Editiawarman, Lurah Gunung Pangilun Andi Amir dan Kepala Puskesmas Alai drg. Yenni serta semua elemen lintas sektor usai lokakarya mini. (der)

PADANG –  Puskesmas Alai – Gunung Pangilun, Kecamatan Padang Utara menggelar lokakarya mini tribulanan. Lokakarya mini itu digelar guna meningkatkan pencapaian cakupan program serta mendorong peran lintas sektoral dalam pelayanan kesehatan.

Kepala Puskesmas Alai Gunung Pangilun, drg. Yenni mengungkapkan, data infogragis 2018 terkait cakupan program dan keterlibatan lintas sektoral masih jauh dari harapan. Hal itu mendorong pihaknya untuk berinovasi mewujudkan pelayanan kesehatan berkualitas di lingkup puskesmas yang dipimpinnya.

“Semua capaian dari cakupan program tidak terlepas dari peran lintas sektoral dan partisipasi masyarakat serta kegigihan dari petugas kesehatan memberikan sosialisasi dan mengedukasi masyarakat,” kata Yenni.

Menurut dokter gigi yang dikenal rajin mengunjungi masyarakat di lingkungan tugasnya itu, lokakarya mini merupakan salah satu upaya mendorong peran lintas sektoral. Forum itu sekaligus digelar dalam rangka mengkaji hasil kerjasama lintas sektoral untuk menindaklanjuti masalah yang ditemui dalam pelaksanaan kegiatan.

“Secara khusus, lokakarya mini guna memecahkan secara bersama  permasalahan dan hambatan yang dihadapi. Diharapkan pula lintas sektor memberikan dukungan dalam pelaksanaan kegiatan puskesmas,” kata drg Yenni.

Camat Padang Utara Editiawarman saat membuka lokakarya mini tersebut mengatakan, kegiatan itu sebagai langkah strategis untuk menentukan arah kebijakan pembangunan bidang kesehatan. Sebab, melibatkan hampir semua stakeholder di kecamatan dan kelurahan.

“Hasilnya kita harapkan ada peningkatan derajat kesehatan masyarakat yang lebih baik ke depannya, khususnya di  Kecamatan Padang Utara,” kata Editiawarman.

Dengan adanya kerjasama lintas sektoral, lanjutnya, penanganan masalah kesehatan akan lebih mudah dan efektif di lingkup Puskemas Alai – Gunung Pangilun. Sebaliknya tanpa keterlibatan lintas sektoral, tentu banyak kendala yang dihadapi.

“Masalah kesehatan ini tidak bisa diselesaikan oleh tenaga kesehatan sendiri, tentu berkaitan dengan lingkungan dan sebagainya. Dengan demikian kendala-kendala bisa diminimalisir,” tukasnya.

Sementara itu, Lurah Gunung Pangilun Andi Amir mengungkapkan, warga di kelurahannya selalu didorong untuk lebih peduli kesehatan. Kepedulian tersebut ditumbuhkan dari program yang dilaksanakan seperti Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

“Kami terus mendorong partisipasi  dan kepedulian masyarakat dalam program kebersihan dan kesehatan melalui Germas dan PHBS. Masyarakat tidak noleh apatis terhadap masalah kesehatan,” tukasnya.

Ia menambahkan, pada 2019 ini, ada alokasi DAU Kelurahan dari program nasional. Menurutnya, anggaran itu juga bisa membantu bidang kesehatan dan pendidikan, sebatas yang bisa ditangani melalui dana kelurahan tersebut.

“Melalui dana kelurahan tersebut nantinya juga bisa untuk peningkatan sarana prasarana penunjang kesehatan,” tutupnya. (der)

Berita Terkait

Leave a Reply