
TANAHDATAR – Pelebaran jalan nasional Padang – Bukittinggi di titik Aia Angek Kecamatan X Koto yang masuk dalam wilayah Kabupaten Tanahdatar direncanakan akan dikerjakan pada tahun 2017. Pemerintah Kabupaten Tanahdatar sudah menyiapkan lahan sepanjang 1 kilometer lebih untuk pelebaran jalan. Sementara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat menegaskan pelebaran jalan tersebut harus dikerjakan.
Bupati Tanahdatar Irdinansyah Tarmizi saat menerima kunjungan reses kelompok anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Daerah pemilihan (Dapil) 6, Jumat (29/10) menyebutkan, saat ini sepanjang 1 km lahan sudah dibebaskan untuk pelebaran.
“Yang sudah dibebaskan sepanjang 1 kilometer sementara sekitar 200 meter secara teknis harus dibuat jalan layang (fly over),” kata Irdinansyah.
Pelebaran dimaksud, lanjutnya, adalah untuk mengurai kemacetan yang terus berulang di ruas jalan Padang – Bukittinggi pada titik tersebut. Ia menerangkan, Pemkab Tanahdatar mengupayakan pembebasan lahan untuk membantu kelancaran arus transportasi karena kawasan itu berada di dalam wilayahnya.
Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat Hendra Irwan Rahim yang merupakan salah seorang anggota DPRD Dapil 6 menambahkan, pelebaran jalan tersebut harus jadi. Persoalan kemacetan di jalur tersebut sangat berdampak luas terhadap Sumatera Barat karena merupakan jalur distribusi barang pokok, pangan dan sandang.
“Pelebaran ini wajib dikerjakan, ini menyangkut kelancaran arus distribusi barang pangan dan sandang yang akan berdampak luas kepada Sumatera Barat,” tegasnya.
Soal pembiayaan, Hendra menyatakan akan melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat. Diperkirakan akan menelan biaya sekitar Rp35 miliar. Jika nanti bisa dimasukkan di dalam APBN tahun 2017, maka pendanaannya akan dibiayai melalui APBN.
“Kalau tidak bisa dimasukkan di APBN dan bisa dimasukkan di APBD Provinsi maka DPRD akan memprioritaskan anggaran tersebut (masuk) dalam APBD 2017,” tegasnya.
Reses kelompok anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Dapil 6 tersebut, bersama Ketua DPRD Hendra Irwan Rahim juga hadir Wakil Ketua DPRD Arkadius Datuak Intan Bano dan Darmawi. Selain itu, kunjungan juga diikuti oleh Koordinator Dapil 6 Buchari Datuak Tuo, Marlina Suswati, Liswandi dan Evel Murfi Syaifoel.
Daerah pemilihan 6 DPRD Provinsi Sumatera Barat meliputi lima kabupaten dan kota yaitu Kota Padangpanjang, Kabupaten Tanahdatar. Kabupaten Sijunjung, Kota Sawahlunto dan Kabupaten Dharmasraya. Dari Dapil ini ada 11 anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat. (feb)






