AGAM – Objek Wisata Linggai, yang berada di Nagari Duo Koto, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, segera dibangun. Hal itu dikatakan Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Agam, Hadi Suryadi, SH, saat ditemui Padangmedia.com, Senin (23/1) di Lubuk Basung.
Menurutnya, tahap awal ini akan dikerjakan pembangunan mushalla, WC, restoran terapung dan area parkir. “Pembangunan tahap awal ini menghabiskan dana sebesar Rp2,5 miliar yang berasal dari bantuan Pusat,”katanya.
Dikatakan, pembangunan restoran terapung direncanakan berukuran 100 x 90 meter. tempat itu nantinya juga akan diperuntukkan sebagai tempat landing paralayang. namun, dana yang dialokasikan untuk itu hanya Rp1 miliar dan hanya bisa membangun restoran terapung berukuran 400 meter persegi.
“Kami bersyukur dan cukup puas, semoga di tahun depan pemerintah pusat berkenan mengucurkan bantuan lagi, untuk membangun objek wisata potensial di daerah itu,”katanya lagi.
Ia menambahkan, Mei 2017 ini, pihaknya akan menggelar Lomba Paralayang Internasional di Puncak Lawang. Iven tersebut bekerja sama dengan pihak Kemenpora, PASI Pusat, dan PASI Sumbar.
“Iven yang berajuk PROY itu, akan diikuti atlet paralayang (glider) terkenal dari mancanegara dan nasional,”pungkasnya. (fajar)






