
PADANG – Usulan kegiatan prioritas di Kecamatan Padang Selatan untuk 2022 masih didominasi pembangunan sarana dan prasarana. Perbaikan jalan, perbaikan drainase dan pembangunan jalan baru merupakan usulan yang mendominasi dari hasil Rapat Koordinasi Pembangunan (Rakorbang) pada 12 kelurahan di kecamatan tersebut.
Hal itu disampaikan Camat Padang Selatan Teddy Antonius di sela Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) kecamatan setempat di Hotel Grand Zuri, Selasa (9/2/2021).
“Dari hasil rakorbang kelurahan, kami melihat usulan kegiatan prioritas didominasi perbaikan sarana prasarana. Usulan itu hampir terdapat di seluruh kelurahan, ” kata Teddy.
Pihaknya akan mengawal seluruh usulan hasil rakorbang tersebut sampai ke musrenbang tingkat kota. Ia berharap usulan tersebut masuk dalam rencana kegiatan pembangunan 2022.
“Kami akan kawal usulan hasil rakorbang tingkat kelurahan sampai ke musrenbang kota. Masyarakat berharap dapat direalisasikan, ” ujarnya.
Meskipun masih kondisi pandemi Covid-19, namun menurut camat pembangunan fisik juga sangat dibutuhkan. Tentunya dengan mempertimbangkan protokol kesehatan dan ketersediaan anggaran.
“Meskipun nasih kondisi pandemi, namun kami berusaha tetap mengawal pembangunan fisik, ” ujarnya.
Dia menambahkan, ada sebanyak 120 usulan dari 12 kelurahan, dalam bentuk pembangunan fisik dan non fisik. “Meskipun nantinya tidak terakomodir semua pada musrenbang, namun pelaksanaannya nanti bisa melalui pokok – pokok pikiran anggota DPRD atau lainnya, ” tukas Teddy.
Sementara itu, Lurah Rawang Kecamatan Padang Selatan, Andi Amir mengatakan, hasil rakorbang di kelurahannya fokus pada pengentasan banjir. Pasalnya, banjir masih menjadi permasalahan utama di kelurahan tersebut.
“Dari hasil rakorbang kelurahan, usulan dari masyarakat lebih didominasi pengentasan banjir. Itu permasalahan utama kami di Rawang, “sebutnya.
Musrenbang RKPD kecamatan tersebut dibuka Wakil Walikota Padang Hendri Seota secara virtual melalui aplikasi zoom. Pelaksanaan musrenbang kali ini berbeda dengan tahun sebelumnya karena dalam kondisi pandemi Covid-19.(der)







