
PAINAN – Ketua Pengurus Wilayah Pemuda Muhammadiyah Sumatera Barat Muhayatul mengajak warga Nagari Mandeh Nanggalo, Kecamatan Koto XI Tarusan, Pesisir Selatan terus memacu kecerdasan intelektual dan spiritual. Pesatnya perkembangan kawasan wisata tersebut harus diimbangi dengan benteng mental dan spiritual masyarakat yang kokoh.
Ajakan itu disampaikan Muhayatul dalam kegiatan Safari Ramadhan Pengurus Wilayah Muhammadiyah Sumatera Barat ke nagari itu, Rabu (13/6) malam. Dia mengajak masyarakat terutama generasi muda untuk selalu meramaikan masjid dan menjadikannya sebagai sentra berbagai aktifitas positif untuk mengasah kecerdasan dan meningkatkan keimanan.
“Mari selalu meramaikan masjid, dan terus tingkatkan kecerdasan intelektual dan kecerdasan spiritual,” ajaknya di hadapan jamaah Masjid Assasunnajah, nagari tersebut.
Muhayatul mengingatkan, Mandeh sebagai salah satu kawasan yang telah berkembang dengan pesat sebagai destinasi wisata harus diimbangi dengan sumber daya manusia yang cerdas. Baik secara intelektual maupun secara spiritual sehingga masyarakat tidak tergerus di tengah pesatnya perkembangan pariwisata.
Masyarakat, terutama generasi muda, harus memiliki tingkat kecerdasan intelektual dan spiritual yang tinggi. Selain untuk membentengi diri sendiri dan masyarakat dari pengaruh negatif perkembangan pariwisata, juga untuk bisa memanfaatkan kemajuan itu untuk perekonomian.
Muhayatul dalam kegiatan Safari Ramadhan ke Nagari Mandeh Nanggalo itu didampingi beberapa orang pengurus PW Pemuda Muhammadiyah (PM) antara lain Sekretaris PW PM Roni Hidayat, Wakil Ketua Bidang Dakwah dan Pengkajian Agama PW PM Medi Hendra dan Wakil Sekretaris Penmardianto.
Safari Ramadhan PW Pemuda Muhammadiyah ini menurut Muhayatul merupakan agenda rutin menjalankan amar ma’ruf nahi munkar. Pemuda Muhamadiyah menurutnya memiliki tanggungjawab untuk mendorong masyakarat cerdas secara intelektual dan spiritual sehingga tercipta generasi bangsa yang berkarakter. (fdc)






