
AGAM – Generasi muda nagari Koto Gadang, Kecamatan IV Koto Kabupaten Agam diharapkan menjadi generasi yang cinta Alquran. Pengamalan Alquran dalam kehidupan sehari-hari menciptakan generasi yang berkah dan mampu memajukan daerahnya.
Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Kotogadang Leonardy Harmainy Datuak Bandaro Basa menyampaika harapan itu saat pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat nagari Kotogadang di Masjid Nurul Iman, Tapi Kotogadang, Minggu (29/4). Leonardy berharap, generasi muda Kotogadang bis menuntut ilmu agama ke Timur Tengah.
“Semangat generasi untuk menimba ilmu agama harus terus dimotivasi. Jadikan generasi muda Kotogadang sebagai generasi cinta Alquran dan bisa menuntut ilmu agama hingga ke Timur Tengah,” katanya.
Dia mengimbau agar generasi muda Kotogadang menjadi generasi yang dekat dengan Alquran, menghafal dan memahami serta mengamalkannya. Menurutnya, untuk bisa mendapatkan kesempatan belajar ke Timur Tengah, harus hafal 30 juz Alquran.
Dia meminta agar elemen terkait di kenagarian memperbanyak lomba baca Alquran, bukan hanya mengandalkan perlombaan MTQ yang diadakan oleh pemerintah. Nagari hendaknya berupaya agar bisa memperbanyak kegiatan perlombaan Alquran seperti memanfaatkan peringatan hari besar Islam misalnya.
Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kecamatan IV Koto, Muhammad Salim Akbar Tuanku Machudum menyebutkan, lomba MTQ ini merupakan rangkaian dari MTQ Kecamatan IV Koto. Perlombaan tingkat Kecamatan akan dilaksanakan menjelang bulan puasa di Nagari Guguak Tabek Sarojo.
Untuk MTQ tingkat Nagari Kotogadang, menurutnya, mendatangkan juri dari Kota Bukittinggi. Diharapkan, dengan mendatangkan juri dari luar dapat menjaring qori dan qoriah terbaik Nagari Kotogadang.
Sementara itu, Walinagari Kotogadang Zulfikar mengapresiasi panitia pelaksana MTQ tingkat nagari tersebut yang mampu melaksanakan MTQ dengan baik. Dalam perlombaan di tingkat nagari Kotogadang itu, ada 10 cabang perlombaan. Mulai dari tilawah, tartil quran, fahmil quran hingga kasidah dan kaligrafi serta lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Camat IV Koto Rahmi Hartati mengungkapkan, ingin mewujudkan Nagari Madani. Menurutnya, MTQ merupakan salah satu upaya mencapai program cerdas Kabupaten Agam.
Meskipun MTQ ini merupakan program pemerintah secara berjenjang, namun Ketua KAN Kotogadang Leonardy Harmainy juga menyediakan bonus untuk para juara umum I, II dan III masing-masing sebesar Rp1 juta, Rp750 ribu dan Rp500 ribu. Bonus tersebut sebagai bentuk dukungan dengan harapan Nagari Kotogadang bisa merebut gelar juara yang sebelumnya dipegang oleh Nagari Tabek Sarojo. (feb/*)






