
JAKARTA – Berkontribusi besar terhadap Gerakan Praja Muda Karana (Pramuka) di Indonesia, Presiden RI kelima Megawati Soekarno Putri dianugerahi penghargaan Lencana Tunas Kencana. Penghargaan ini merupakan penghargaan tertinggi kepramukaan dan diberikan karena Megawati dinilai memiliki jasa besar dalam merintis gerakan revitalisasi Pramuka di Indonesia.
Pemberian penghargaan tersebut dilakukan oleh Ketua Kwartir Nasional (Kakwarnas) Gerakan Pramuka Indonesia Adhyaksa Dault saat penutupan Jambore Nasional (Jamnas) Gerakan Pramuka di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Sabtu (20/8) malam.
“Lencana Tunas Kencana adalah penghargaan tertinggi Pramuka. Diberikan kepada Ibu Megawati karena telah berkontribusi besar terhadap Gerakan Pramuka,” kata Adhyaksa Dault.
Dia menerangkan, pada zaman Megawati Soekarno Putri, rintisan awal program Revitalisasi Gerakan Pramuka dibentuk sebelum akhirnya diteruskan Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono. Selain itu, turut mendukung mengalokasikan dana yang bersumber dari APBN dan APBD untuk Gerakan Pramuka.
“Termasuk juga dukungan atas lahirnya kesepakatan bersama lima menteri mengenai Wawasan Nusantara dengan memberikan kepercayaan agar upaya pendidikan Bela Negara dilaksanakan melalui Gerakan Pramuka,” tambahnya.
Terkait Revitalisasi, Adhyaksa menjelaskan ada empat fokus Revitalisasi Gerakan Pramuka yaitu rebranding Gerakan Pramuka, Pramuka untuk perubahan, improvisasi SDM dan organisasi serta Jejaring Gerakan Pramuka. Empat hal tersebut terus dipacu dalam rangka memajukan Pramuka di Indonesia. (tumpak)






