Mahyeldi: Minang Mart Punyo Urang Awak

Mahyeldi: Minang Mart Punyo Urang Awak

Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah meresmikan Minang Mart di Gurun Laweh, Kec.Lubuak Bagaluang, Padang, Jumat (18/11). (baim)
Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah meresmikan Minang Mart di Gurun Laweh, Kec.Lubuak Bagaluang, Padang, Jumat (18/11). (baim)

PADANG – Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah menegaskan bahwa Minang Mart yang diresmikan, Jumat (18/11) adalah milik orang Minang sendiri.

“Ini milik urang awak (orang kita, red), bukan dari luar,” ujar Mahyeldi dalam sambutannya saat soft opening Minang Mart di Gurun Laweh, Kecamatan Lubuk Begalung, Padang.

Karena itu, Walikota berharap masyarakat bisa mendukung keberadaan Minang Mart. “Kenapa harus membawa Mart Mart yang dari luar sementara kita sendiri mampu mengadakannya,” ungkap Mahyeldi.

Direktur Utama Minang Mart, Syaiful Bakhri mengatakan, Minang Mart berbeda secara model bisnis dengan gerai- gerai retail modern yang lain yang kepemilikanya tersentralisasi kepada seseorang atau perusahaan saja. Hal ini guna menyiapkan warung- warung untuk dapat bertahan dari penetrasi jaringan retail modern yang mematikan.

Menurutnya, Minang Mart 100 persen milik masyarakat. Tidak ada fee ataupun saham yang diambil. Bagi masyarakat yang bergabung akan dibantu dengan sistem dan pelatihan. Dalam hal ini PT. Grafika ataupun anak usaha grafika menyediakan sistem, pelatihan dan design secara cuma- cuma berfungsi sebagai sentral purchasing.

“Dengan bergabung bersama-sama tentu warung-warung yang bergabung akan mendapatkan harga lebih murah. Contoh sistem yang disiapkan terdiri dari convinience store, minimarket, serta kadai minang dengan sistem perbankan yang jelas,” terangnya

Pada kesempatan itu, ia juga mengharapkan, dengan niat baik untuk membantu masyarakat UMKM khusunya Kota Padang, Minang Mart dapat berkembang bersaing. Jadi tidak ada Minang Mart itu hanya milik segelintir orang saja, siapapun berhak dan dapat bergabung.

“Tentu kalau kita berhasil bersama masyarakat mendirikan ribuan Minang Mart ini akan menghadang masuknya retail modern yg akan mematikan usaha masyarakat dan diharapkan dalam hal ini peran aktif dan sinergitas masyarakat,” ungkapnya. (baim)

Berita Terkait

Leave a Reply