
PADANG – Wakil Ketua DPRD Padang Wahyu Iramana Putra langsung turun ke lokasi putusnya jembatan gantung Dengan putusnya jembatan gantung di Kelurahan Baringin, Kecamatan Lubuk Kilangan Indarung, Kota Padang, Sabtu (11/3) malam.
Wahyu mengatakan, dengan putusnya jembatan gantung yang menghubungkan Kelurahan Baringin ke Kelurahan Bandar Buat, akses jalan tak bisa lagi dilalui masyarakat. Hal itu sudah pasti akan mengganggu aktifitas masyarakat.
“Kondisi ini harus segera ditanggapi pemerintah kota. Jangan sampai dibiarkan menunggu karena tidak saja masyarakat umum yang akan terganggu aktifitas sehari – harinya, namun juga aktifitas para pelajar SD dan SMP yang ada di daerah ini juga akan terganggu. Apalagi dalam waktu dekat anak – anak kita akan Ujian,” ujarnya pada padangmedia.com di lokasi putusnya jembatan Baringin.
Dari informasi warga setempat, dengan putusnya jembatan otomatis masyarakat akan mengambil jalan berputar melalui Simpang Patai. Jalan memutar tersebut cukup jauh, sekitar 2 hingga 3 KM dan tidak ada transportasi umum melalui jalan tersebut.
“Kita berharap bagaimana nantinya pemko mencarikan solusi untuk transportasi di sini agar aktifitas masyarakat dan anak – anak kita para pelajar bisa berjalan seperti biasanya jelang di perbaikinya jembatan gantung ini,” ungkapnya. (baim)






