
PADANG – Himpunan Mahasiswa Kecamatan Sutera (Himasta) Sumatera Barat melakukan regenerasi kepengurusan. Bertempat di gedung BLPT Sumatera Barat, Minggu (22/5), perkumpulan mahasiswa asal Kecamatan Sutera Kabupaten Pesisir Selatan itu melakukan pengukuhan kepengurusan periode 2016-2017.
Tokoh masyarakat Sutera selaku pembina Himasta, Saidal Masfiuddin dalam kesempatan itu berpesan agar setiap mahasiswa tidak saja sekedar mencari ijazah kesarjanaan. Disamping itu, ada hal yang mesti dikuasai oleh para mahasiswa yaitu basis keterampilan. Menurutnya, setiap angkatan kerja ke depan dituntut untuk memiliki berbagai keahlian dan keterampilan, menghadapi era ekonomi global Masyarakat Ekonomi ASEAN.
“Bagi angkatan kerja, MEA merupakan peluang sekaligus tantangan. Untuk itu, disamping mengantongi ijazah sarjana, mahasiswa hendaknya juga membekali diri dengan berbagai keterampilan dan keahlian,” kata anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat ini.
Dia juga mengingatkan, agar mahasiswa yang saat ini tengah menuntut ilmu tidak terlalu berharap untuk bisa menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Sebab, sementara ini, peluang untuk menjadi pegawai sangat kecil.
“Memang tidak ada salahnya juga bercita-cita bisa menjadi PNS tapi jangan terlalu berharap. Yang penting, selama masa pendidikan, bekali diri dengan berbagai keahlian dan keterampilan,” sarannya.
Lebih jauh, Saidal berharap, sebagai sebuah perkumpulan mahasiswa, hendaknya anggota Himasta dapat melakukan suatu kegiatan atau program yang bermanfaat bagi masyarakat. Baik untuk masyakat di kampung halaman, maupun untuk Sumatera Barat secara umum.
Ketua Himasta Sumatera Barat Nofrianto usai pengukuhan menerangkan, Himasta berdiri sejak 8 Maret 2009. Himasta terus menghimpun mahasiswa asal Kecamatan Sutera baik di Padang maupun di daerah lain di Sumatera Barat. Dia berkomitmen, perkumpulan mahasiswa Himasta akan berusaha menyusun berbagai program dan kegiatan yang bermanfaat untuk masyarakat.
Sementara itu, Koordinator Bidang Pengawas Organisasi (BPO) Himasta Debi Virnando mengingatkan, penyusunan program kerja Himasta hendaknya disinergikan dengan program pemerintah. Dengan demikian, mahasiswa bisa memberikan sumbangsih yang bermanfaat untuk daerah dan masyarakat. (baim).





