
PADANG – Memasuki bulan Ramadan 1439 H / 2018, sepanjang areal kawasan wisata Danau Cimpago, Kelurahan Purus, Kecamatan Padang Barat dibersihkan, Selasa (15/5) pagi. Aksi bersih-bersih itu dimotori oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V bekerjasama dengan beberapa pihak.
Kegiatan sosial itu langsung direspon positif oleh masyarakat setempat, terutama para pedagang di kawasan tersebut. Pasalnya, selain bersih-bersih, pedagang juga memasang plang larangan membuang sampah dan meletakkan tong sampah di beberapa titik serta melepaskan 1500 bibit ikan nila dan lele.
Penjabat Sementara (Pjs) Walikota Padang diwakili Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Al Amin menyampaikan, atas nama Pemerintah Kota Padang, ia sangat mengaresiasi kegiatan yang dimotori oleh BWS Sumatera V tersebut.
“Atas nama Pemko, kita sangat mengapresiasi kegiatan yang luar biasa tersebut. Ini melihatkan kepedulian kita semua terhadap pentingnya keberadaan sungai dengan senantiasa menjaga kebersihan dan keasriannya,” kata Al Amin saat membuka kegiatan yang dipusatkan di Taman Edukasi Bencana.
Al Amin juga mengatakan, dengan terjaganya keasrian Danau Cimpago tersebut tentu diharapkan memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya pedagang di sekitar Lapau Panjang Cimpago (LPC).
“Apabila Danau Cimpago ini bersih dan indah tentu orang akan merasa nyaman berkunjung atau menikmati kuliner ke sini. Sehingga kunjungan menjadi meningkat dan itu berdampak terhadap peningkatan ekonomi masyarakat yang bermuara pada pendapatan asli daerah (PAD),” tukasnya.
Sementara itu, Kepala BWS Sumatera V, Maryadi Utama mengatakan, aksi bersih Danau Cimpago dilakukan untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadan. Segenap jajaran BWS Sumatera V ingin berkontribusi bagi Kota Padang melalui aksi bersih-bersih Danau Cimpago sebagai salah satu wilayah objek wisata di Kota Padang.
Selaku perpanjangan tangan Kementerian PUPR, BWS Sumatera V akan terus membangun dan menjaga sungai, khususnya di Kota Padang ini, katanya. Di samping itu, ia minta dukungan pemko serta masyarakat untuk menjaga keasrian sungai yang ada. (der)






