Christine Hakim Berkomitmen Kembangkan Industri Lokal
  • Home
  • Berita
  • Christine Hakim Berkomitmen Kembangkan Industri Lokal

Christine Hakim Berkomitmen Kembangkan Industri Lokal

Christine Hakim saat peresmian outlet yang baru di Lubuk Buaya Kecamatan Koto Tangah, Padang, Jumat (1/4). (feb)
Christine Hakim saat peresmian outlet yang baru di Lubuk Buaya Kecamatan Koto Tangah, Padang, Jumat (1/4). (feb)

PADANG- Sudah merangkul sekitar 150 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Christine Hakim, pengusaha produk makanan olahan di Padang berkomitmen tetap menjadikan produk makanan lokal Sumatera Barat sebagai andalan. Selain itu, pengusaha ini juga tidak akan mengembangkan usaha ke luar daerah agar bisa menampung tenaga kerja lokal.

Komitmen itu disampaikan saat peresmian Christine Hakim Idea Park (CHIP) di Jalan Adinegoro Kelurahan Lubuk Buaya Kecamatan Koto Tangah, Padang, Jumat (1/4). Menurutnya, Sumatera Barat khususnya Kota Padang akan menjadi basis pengembangan bisnis kulinernya sehingga setiap orang yang ingin mendapatkan penganan khas Sumatera Barat harus datang ke Sumatera Barat.

“Saya berkomitmen untuk tidak mengembangkan usaha ke luar daerah. Biarlah orang yang datang ke Sumatera Barat untuk mendapatkan penganan khas daerah, bukan harus menjajakannya di luar daerah,” katanya.

Dia menyebut, banyak rekan-rekan sesama pengusaha menyarankan agar membuka cabang di luar Sumatera Barat namun saran itu tidak ditanggapinya. Baginya, memajukan suatu usaha tidak mesti merambah pasar ke luar daerah. Jika produk yang ditawarkan terjamin kualitasnya, dimanapun akan dicari orang.

Alasan utama mengapa ia tidak mau ke luar daerah adalah agar bisa membantu pelaku usaha UMKM yang bergerak di bidang produk makanan olahan khas Sumatera Barat serta memberdayakan tenaga kerja di dalam daerah. Dia mengungkapkan, saat CHIP akan dibuka ada 800 orang pelamar yang berminat bekerja namun dia baru mampu menerima 40 orang saja.

“Dari banyaknya peminat ini, saya berpendapat bahwa masih banyak orang di Sumatera Barat khususnya di Padang yang belum mendapatkan kesempatan bekerja. Jika saya harus mengembangkan usaha di luar daerah tentu mereka tidak akan tertampung,” ujarnya.

Menyoal dibukanya CHIP, Perempuan pengusaha yang pernah menjadi tokoh inspiratif dalam buku “Bergerak Tanpa Batas” ini mengungkapkan baru mengembangkan setengah dari lahan yang ada. Dia berencana akan mengembangkannya lagi sehingga mampu menyerap tenaga kerja lebih banyak.

“Ini baru tahap awal, mau dikembangkan lagi agar ada lagi kesempatan kerja. Saya tak melihat prospek dari sisi keuntungan saja. Yang penting lakukan dulu, soal untung rugi urusan nanti,” tekadnya. (feb)

Berita Terkait

Leave a Reply