Cegah Kluster Libur Akhir Tahun, Tim Terpadu Pessel Sisir Kawasan Wisata
  • Home
  • Berita
  • Cegah Kluster Libur Akhir Tahun, Tim Terpadu Pessel Sisir Kawasan Wisata

Cegah Kluster Libur Akhir Tahun, Tim Terpadu Pessel Sisir Kawasan Wisata

Image
Petugas tim terpadu Pesisir Selatan mendata pelanggar protokol kesehatan di objek wisata. (Satgas)
Petugas tim terpadu Pesisir Selatan mendata masyarakat pelanggar protokol kesehatan di objek wisata. (Satgas Covid-19 Pessel)

PAINAN – Tim terpadu Pesisir Selatan menyisir kawasan wisata dalam rangka penegakan hukum Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Sumatera Barat nomor 6 tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19. Operasi dilakukan dalam rangka mengantisipasi munculnya kluster baru penyebaran Covid-19 pada musim libur akhir tahun 2020.

Sekretaris Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pesisir Selatan Dailipal menyebutkan, tim terpadu melakukan operasi di Kawasan Pantai Carocok Painan pada Jumat (25/12/2020). Seluruh objek wisata akan dilakukan pemantauan selama musim liburan agar tidak terjadi kerumunan serta memastikan pengelola dan pengunjung disiplin mematuhi protokol kesehatan.

“Selama libur akhir tahun, seluruh kawasan wisata akan dipantau untuk memastikan masyarakat pengelola dan pengunjung objek wisata mematuhi protokol kesehatan,” kata Dailipal, Sabtu (26/12/2020).

Dia menyebutkan, libur tanggal merah perayaan natal dan tahun baru 2021 yang cukup panjang tentunya akan dimanfaatkan sebagian masyarakat untuk berkunjung ke objek – objek wisata. Pengunjung akan datang dari berbagai daerah.

“Keramaian di lokasi wisata harus diantisipasi dengan penegakan hukum terhadap penerapan protokol kesehatan agar tidak menimbulkan kluster penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Dia menyebutkan, dalam operasi di Pantai Carocok, tim masih mendapati adanya pelanggar protokol kesehatan. Terjaring 36 orang pelanggar yang langsung dikenakan sanksi kerja sosial membersihkan fasilitas umum di objek wisata.

“Artinya masih ada saja masyarakat dan pengunjung objek wisata yang abai terhadap protokol kesehatan, sementara pandemi Covid-19 masih berlangsung,” katanya.

Untuk itu, dalam operasi tersebut, tim terpadu juga memperingatkan seluruh pengelola tempat wisata, pedagang makanan dan minuman, masyarakat pengunjung untuk taat protokol kesehatan. Pedagang makanan dan minuman serta pelaku usaha di lokasi wisata diminta untuk menyediakan tempat mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak. Kepada masyarakat pengunjung juga diingatkan agar memakai masker, tidak berkerumun dan menghindari keramaian. (Febry/*)

Berita Terkait

Leave a Reply