
PASAMAN – Bupati Pasaman, Yusuf Lubis mengimbau seluruh lapisan masyarakat di daerah itu agar selalu menjaga bulan suci ramadhan dari empat perbuatan penyakit masyarakat yang merusak amalan ibadah selama bulan puasa.
“Penyakit masyarakat yang marak saat ini di Kabupaten Pasaman yakni para pelajar atau masyarakat yang menghisap lem. Ini harus diberantas oleh pihak-pihak terkait,” katanya, Kamis (17/5).
Selain itu, katanya, penyakit masyarakat lainnya seperti pemakaian narkoba yang sudah sangat meresahkan. Hal itu, katanya, tentu akan merusak amalan ibadah puasa.
“Pelaku narkoba ini telah banyak ditangkap pihak kepolisian, khususnya di Kabupaten Pasaman. Namun, para pelaku sepertinya tidak jera. Kita berharap pihak kepolisian tak pernah bosan memberantas pelaku narkoba tersebut,” katanya.
Menurut bupati, narkoba tersebut sangat berpengaruh besar terhadap kerusakan fisik. Selain itu juga melanggar hukum.
“Selain itu, yang kita harapkan kepada masyarakat agar jangan bermain judi dan meminum minuman keras khususnya si bulan suci ramadhan ini,” ucapnya.
Minuman keras ini, katanya, sangat rentan di Kecamatan Panti. Ia berharap agar jangan sampai ada yang menjual miras selama bulan puasa.
“Yang tak kalah penting selama bulan puasa adalah rumah makan yang berani buka pada pagi hingga siang harinya. Kita akan selalu mengawasi rumah makan yang berani buka pada pagi hingga siang harinya. Jika kedapatan, akan kita berikan sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku,” ucap bupati. (riki)






