
BANTEN – Banjir bandang melanda enam desa di Kecamatan Labuan dan Kecamatan Carita, Pandeglang Provinsi Banten, Minggu (24/7) sekitar pukul 21.00 Wib malam. Hujan deras menyebabkan longsor di perbukitan dan menyebabkan banjir bandang. Peristiwa itu bertepatan dengan naiknya pasang air laut sehingga air menggenangi permukiman setinggi 50-150 cm.
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho menyampaikan, empat desa di Kecamatan Labuan yang terendam banjir yaitu Desa Teluk, Desa Cigondang, Desa Labuan, Desa Kalang Anyar. Sementara dua desa di Kecamatan Carita yaitu Desa Sukajadi dan Desa Carita Kp. Cengkara.
Tewasnya satu keluarga terdiri dari empat orang tersebut menurut Sutopo karena pada saat kejadian beberapa mobil yang melintas di Jalan Raya Carita Labuan Km 9 Desa Sukajadi, Kecamatan Carita terjebak lumpur setinggi 50 cm. Empat penumpang mobil ditemukan meninggal dunia, diduga keracunan gas monoksida (CO) akibat kendaraan tetap dihidupkan saat terjebak dalam longsor dalam waktu yang cukup lama.
“Korban ditemukan saat kendaraan masih dalam keadaan hidup. Empat korban adalah satu keluarga yaitu Evi Lutfiah (41), Ahmad A. Yani (52), Syarifatul Ginayah (18), dan M. Fahri (6).
Sutopo menambahkan, korban baru bisa dievakuasi pada Senin (25/7) pagi setelah mengerahkan empat unit alat berat untuk membuka akses jalan yang tertutup material longsor dari Gunung Asepan.
Sebanyak 285 KK terdiri dari 988 jiwa yang terdampak langsung oleh banjir, kata Sutopo antara lain di Kampung Kebon Cau sebanyak 37 KK (142 Jiwa), Kampung Pangeseupan Timur sebanyak 26 KK (138 Jiwa), Kampung Pangeseupan Barat sebanyak 57 KK (161 Jiwa), Kampung Masjid Barat sebanyak 28 KK (142 Jiwa), Kampung Masjid Timur sebanyak 32 KK (176 Jiwa) dan Kampung Muncang sebanyak 17 KK (67 Jiwa) serta di Kampung Pasar Baru sebanyak 38 KK (162 Jiwa).
BPBD Kabupaten Pandeglang bersama TNI, Polri, BPBD Provinsi Banten, Muspida, Muspika, relawan dan Dinas terkait melakukan pendataan dan melakukan evakuasi warga. Dapur umum dan posko telah didirikan. Empat alat berat dikerahkan untuk membersihkan lumpur. Hingga saat ini sebagian banjir telah surut. Lumpur masih dalam pembersihan dan sebagian jalan masih ditutup. (feb/*)







Semoga banjir bandang yang terjadi di Kecamatan Labuan dan Kecamatan Carita, Pandeglang Provinsi Banten tida terjadi lagi, dan kitapun harus waspada akan adanya banjir. karena akhir-khir ini curah hujan cukup tinggi.