
JAKARTA – Hingga Selasa (30/10) siang, sudah 26 kantong yang telah ditemukan dari proses pencarian terhadap korban Lion Air JT610 yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat. Beberapa barang milik korban telah digelar di JICT Tanjung Priok dan semua hasil operasi tersebut diserahkan ke Tim DVI Polri untuk selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk digunakan sebagai bahan test DNA oleh tim Anti Mortem DVI Polri.
Dari rilis humas Basarnas, area pencarian (search area) diperluas sejauh menjadi 10 NM dengan total luas 400 NM. Untuk Pencarian bawah air (under water) telah dilakukan pencarian dan penyelaman dari tim selam gabungan.
Kepala Basarnas, Marsekal Madya M Syaugi yang memimpin operasi pencarian menggunakan helly AW 1301 ke daerah pencarian untuk melakukan pencarian dari udara.
Operasi pencarian dan pertolongan mengerahkan 812 personil yang terdiri dari Basarnas 201 personil dan beberapa unsur potensi SAR lainnya, terdiri dari TNI/POLRI, KPLP, bea cukai dan PMI. (rin/*)






