
PADANG – Sukses membesut Kampung KB Berok di Gunung Pangilun menjadi percontohan di Sumatera Barat, Andi Amir tidak berhenti berkiprah. Lurah Rawang, Kecamatan Padang Selatan itu kembali membentuk Kampung KB secara mandiri di wilayah kerjanya.
Kali ini, Andi Amir menggeliatkan semangat warga wilayah RW VI Bukik Karan untuk bangkit dari ketertinggalan. Menyusul diluncurkannya Kampung KB Bukik Karan yang berpenduduk majemuk, beberapa kegiatan mulai dikoordinasikan dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
“Kita perlu berkolaborasi dengan semua pihak dan lintas sektoral dalam pelaksanaan kampung KB. Terutama dengan tokoh masyarakat setempat dan Kelompok Kerja (Pokja) harus saling bersinergi,” kata Andi Amir di sela kegiatannya, Jumat (27/09/2019).
Lebih lanjut, Lurah Terbaik Kota Padang 2018 tersebut menjelaskan, Kampung KB adalah program bidang kependudukan. Di sini terintegrasi berbagai program pembangunan dari seluruh lintas sektor.
“Semua punya peran penting yang saling berkaitan satu sama lain dalam menjalankan program Kampung KB Bukik Karan,” tukas Andi Amir.
Sementara itu, Korwil KB Padang Selatan Nurmei Dewina menyatakan bahwa program Kampung KB bukan hanya keluarga berencana dan kontrasepsi. Ini adalah keluarga berencana, bagaimana sebuah program secara terintegrasi, lintas sektor yang secara bersama bekerja dan terintegrasi.
“Lingkup kegiatan kampung KB tidak hanya fokus pada kegiatan program KB, melainkan ada kegiatan kesehatan reproduksi, ketahanan dan pemberdayaan keluarga, pembangunan permukiman, pendidikan, hingga peningkatan sosial ekonomi masyarakat.
Ada lima faktor utama keberhasilan Kampung KB, Nurmei menjelaskan, yakni komitmen kuat dari pemangku kebijakan di kelurahan, integrasi lintas sektor, optimalisasi fasilitas dan dukungan mitra kerja, semangat dan dedikasi pengelola kampung KB, termasuk petugas lini lapangan KB dan partisipasi masyarakat.
“Kolaborasi adalah kunci keberhasilan, terutama lintas sektor dalam implementasi kampung KB, bukan hanya peningkatan capaian KB saja yang akan dilihat, melainkan juga capaian bidang lainnya seperti kesehatan, sosial ekonomi, pendidikan,” ujar Nurmei.(der)






