
AGAM – Sebanyak 42 unit Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Agam akan mengikuti simulasi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahap dua. SImulasi akan digelar pada pertengahan Pebruari 2018 mendatang dan merupakan lanjutan dari kegiatan yang sama tahap pertama pada akhir November 2017 lalu.
“Simulasi tahap dua akan digelar pada 14-15 Pebruari mendatang diikuti oleh 42 SMP,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Agam Isra, Senin (22/1).
Total siswa SMP yang akan mengikuti simulasi tersebut adalah sebanyak 3.772 siswa dengan soal ujian dari pusat. Dia yakin simulasi akan berjalan lancar karena sebagian besar siswa sudah paham mengoperasikan komputer dan mengenal aplikasi.
Untuk ketersediaan jaringan internet dan listrik, baik untuk simulasi maupun untuk pelaksanaan UNBK nanti, Isra mengaku akan berkoordinasi dengan PT PLN dan PT Telkom. Sebelum pelaksanaan nanti, pihaknya akan menyurati dua perusahaan BUMN tersebut untuk mendukung pelaksanaan UNBK.
“Kita akan berkoordinasi dengan menyurati PLN dan Telkom guna mendukung pelaksanaan UNBK agar dapat berjalan lancar tanpa kendala,” lanjutnya.
Sementara itu, masih ada sembilan SMP yang masih melaksanakan Ujian Berbasis Kertas dan Pensil (UNKP) di Kabupaten Agam. Untuk SMP yang mengikuti UNKP ini juga diadakan simulasi yang dilaksanakan oleh Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS).
Sedangkan untuk persiapan siswa menghadapi UN, Isra menyebutkan, seluruh siswa sudah mengikuti belajar sore sejak Januari 2017, membedah prediksi soal dan lainnya.
Total siswa yang akan mengikuti UN tingkat SMP dan MTs menurut Isra berjumlah 8.943 siswa. Terdiri dari 5.425 siswa dari 51 SMP dan 3.518 siswa dari 58 MTs.
Peserta UNBK sebanyak 3.772 siswa dari 42 SMP dan 1976 siswa dari 32 MTs. Kemudian 1.642 siswa dari 9 SMP serta 1.542 siswa dari 26 MTs yang mengikuti UNKP. (fajar)





