
SAWAHLUNTO- Ujian Nasional (UN) Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) di Kota Sawahlunto tahun ajaran 2016 diikuti oleh 485 peserta. Untuk pengawasan, Pemerintah kota melalui Dinas Pendidikan menurunkan sebanyak 117 guru pengawas.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda Olahraga (Disdikpora) Sawahlunto Marwan, Senin (4/4) menyebutkan, penempatan guru pengawas dilakukan dengan sistim silang. UN dilaksanakan di 6 sekolah diikuti oleh 7 SLTA (SMA/ MA/ SMK) yang ada di kota ini.
“Siswa dari SMAN 3 bergabung di SMAN 2 karena sekolah tersebut belum akreditasi. SMAN 3 baru mengikuti UN tahun ini,” kata Marwan.
Terkait dokumen UN, sebutnya Panitia UN SLTA sudah menerima dokumen soal ujian dari pihak pemerintah provinsi itu, Jumat (1/4) lalu.
“Dokumen kami terima dalam keadaan lengkap dan utuh dengan kondisi masih tersegel rapi dari panitia UN Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat. Serahterima dokumen tersebut dilaksanakan di bawah pengawalan ketat petugas Kepolisian Resor Sawahlunto,”katanya.
Dokumen tersebut, lanjutnya, berjumlah sebanyak 856 pasang lembaran soal dan jawaban. Diantaranya yang diperuntukan bagi 485 peserta ujian dari Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Madrasah Aliyah Negeri (MAN), 369 pasang lembaran soal dan jawaban peserta ujian dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) serta 12 pasang tercatat sebagai cadangan.
Dokumen tersebut terbagi dalam 12 mata pelajaran yang akan diujikan, masing – masing enam mata pelajaran bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan enam mata pelajaran bidang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Seluruhnya langsung didistribusikan oleh panitia UN kota ini ke masing – masing sekolah pelaksana. Segelnya hanya boleh dibuka pada saat jadwal mata pelajaran tersebut diujikan sesuai jadwal yang telah ditetapkan, yakni pada tanggal 4 hingga 7 April 2016. (tumpak)






